Taruhan Tanah, Kepala Suku di Papua Akan Hibahkan 10 Hektar Tanahnya Jika Capres Pilihannya Menang

Menanggapi hasil sementara tersebut, Kepala Suku Skouw Yambe di Kota Jayapura, Papua, Ondo Afi menyatakan siap menghibahkan tanah miliknya.

Taruhan Tanah, Kepala Suku di Papua Akan Hibahkan 10 Hektar Tanahnya Jika Capres Pilihannya Menang
IST
Taruhan Tanah, Kepala Suku di Papua Akan Hibahkan 10 Hektar Tanahnya Jika Capres Pilihannya Menang 

Taruhan Tanah, Kepala Suku di Papua Akan Hibahkan 10 Hektar Tanahnya Jika Capres Pilihannya Menang

TRIBUNJAMBI.COM - Kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih mengumpulkan hasil perhitungan suara dari seluruh TPS di Indonesia.

Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang mengumpulkan hasil perhitungan suara dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari situ KPU hingga berita ini tayang, pasangan Jokowi-Ma'aruf unggul dengan perolehan suara lebih dari 60%.

Menanggapi hasil sementara tersebut, Kepala Suku Skouw Yambe di Kota Jayapura, Papua, Ondo Afi menyatakan siap menghibahkan tanah miliknya.

Dikutip dari Kompas.com, Ondo Afi bahkan siap menghibahkan sekitar 10 hektar tanahnya untuk negara.

Baca: Lamarannya ditolak, Afridi Tembak Hingga Tewas Mahasiswi Cantik Ini, Sempat Bikin Video Sebelum Mati

Baca: AWAS! Bisa Keracunan, Jangan Konsumsi Telur Bersamaan dengan 5 Makanan Ini

Baca: Kisah Pilu Ifan Seventeen, Saat Nama Sang Istri Tertera di Surat Suara Pemilu: Jadi Dewan di Surga

Baca: Pemilu Dianggap Selesai, Jokowi - Maruf Pemenangnya, Hasil Quick Count Akhiri Ketidakpastian Pasar

Baca: Ibu Guru Ini Mau Kirim Foto Bugilnya ke Pacar, Justru Malah Terkirim ke Murid, Digugat Rp 60 Miliar!

Kepala Suku tersebut akan menghibahkan tanahnya jika nanti Jokowi-Ma'ruf menang di pemilu kali ini.

Dirinya juga menjelaskan nantinya tanah tersebut siap digunakan untuk membangun istana negara di Papua.

"Setelah Joko Widodo dilantik sebagai presiden jilid dua, saya sebagai Ondo Afi di Tanah Tabi, Ondo Afi di Port Numbay, di daerah perbatasan RI-PNG, saya rela menyumbangkan 10 hektar tanah untuk pembangunan istana negara," kata Ondo.

"Sehingga ketika Presiden Joko Widodo datang ke Papua tidak lagi tidur di hotel dan tidak lagi berkunjung, tapi berkantor di Papua," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved