Surat Suara Tercampur Dapil Lain, Warga Tiga Desa di Tanjabar Tak Bisa Pilih Caleg DPRD Kabupaten

Surat suara untuk calon legislatif kabupaten tercampur, masyarakat di Seberang Kota Tanjab Barat banyak belum memilih.

Surat Suara Tercampur Dapil Lain, Warga Tiga Desa di Tanjabar Tak Bisa Pilih Caleg DPRD Kabupaten
Tribunjambi/Darwin
Pemilu di Tanjab Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Surat suara untuk calon legislatif kabupaten tercampur, masyarakat di Seberang Kota Tanjab Barat banyak belum memilih.

Camat Seberang Kota Wahyudi mengatakan telah terjadi kesalahan karena surat suara tercampur dengan dapil lain.

"Ada kemasukan surat suara dapil lain sekitar 100 lebih, di Desa Kuala Baru, Desa Teluk Pulai Raya sebagian, Desa Tungkal IV Desa," ujarnya.

Surat suara yang tercampur tersebut untuk pileg kabupaten dari Dapil II, sementara Kecamatan Seberang Kota merupakan Dapil I. Namun hal itu dapat diselesaikan.

Menurutnya hal ini kemungkinan disebabkan penyusunan dari KPU yang tidak tepat, sehingga masuk dari dapil lain. Sementara untuk surat suara Pilpres, DPR RI dan DPD berjalan dengan baik.

Sementara itu Fauzi, anggota Panwascam mengatakan di Kecamatan Seberang Kota ada beberapa desa yang tertukar dengan dapil lain. Meski demikian pemilihan tetap dilanjutkan untuk pileg DPRD Provinsi hingga Pilpres. 

"Surat suara kabupaten yang betul tapi jumlahnya tidak banyak tetap dilakukan pencoblosan," katanya.

Baca: 5.000 Siswa SLTP di Bungo Unjian Berbasis Komputer, Begini Cara Disdik Akali Kekurangan Komputer

Baca: Dinginkan Situasi Pasca Pemilu, Kapolda Jambi dan Danrem Gapu Imbau Warga untuk Menahan Diri

Baca: 24 TPS di Kota Jambi Lakukan Pemilu Susulan, Ini Catatan Wali Kota Jambi untuk KPU

Baca: Dua Rumah di Sungai Penuh Jebol Diterjang Longsor, BPBD Upayakan Bantuan

Baca: Banjir Setinggi Paha, Warga Kembar Lestari Jambi Tetap Antusias Nyoblos Meski Pemilu Telah Lewat

Sementara untuk surat yang tertukar tersebut tetap disimpan oleh PPS untuk dikembalikan ke KPU.

"Belum adolah, karena PPK kecamatan minta ke KPU, di KPU kosong untuk kabupaten suruh minta tetangga sebelah," ujarnya saat ditanya solusi mengatasi kekurangan surat suara.

Dikatakannya bahwa dari tetangga sebelah tidak ada banyak, sekitar 10 surat suara. Sehingga dimungkinkan masih banyak masyarakat yang belum mencoblos. 

Sementara untuk dilaksanakannya pemilihan ulang atau tidak itu tergantung KPU, dan masih ditunggu oleh masyarakat.

"Untuk surat suara kabupaten belum ada keputusan dari KPU apakah diulang atau bagaimana," sebutnya.

Terkait hal ini Ketua KPU Tanjab Barat belum dapat dimintai keterangan.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved