Sebabkan Kebakaran Hutan, Dua Pemuda Italia Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Rp 427 Milar

Dua pemuda Italia harus membayar denda sebesar total 27 juta euro (sekitar Rp 427 miliar) oleh pengadilan setempat.

afp
Kekasih Wiji Astutik berinisial WF asal Pakistan menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan tersebut. 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua pemuda Italia harus membayar denda sebesar total 27 juta euro (sekitar Rp 427 miliar) oleh pengadilan setelah dinyatakan bersalah menyebabkan kebakaran hutan pada akhir Desember tahun lalu.

Kedua pemuda tersebut, yang berusia 22 tahun, telah bersalah menyebabkan kebakaran hutan yang disebabkan bara api dari barbeque yang dinyalakan keduanya saat bersama teman-temannya di dekat Danau Como, Italia utara pada 30 Desember, untuk merayakan tahun baru.

Hasil temuan investigasi menemukan bahwa bara api dari barbekyu itulah yang kemudian menyebabkan kebakaran yang menghanguskan hingga 1.000 hektar lahan hutan.

Kebakaran juga diketahui menghancurkan beberapa bangunan, termasuk satu di antaranya yang menyebabkan sejumlah hewan peliharaan mati.

Demikian dilansir Kompas.com dari harian La Repubblica. Dilansir AFP, besaran denda yang dijatuhkan kepada kedua pemuda tersebut telah melalui perhitungan sesuai dengan rumus yang disahkan satu dekade lalu untuk menentukan hukuman finansial berdasarkan skala kerusakan akibat kebakaran.

Salah satu pemuda, mengatakan bahwa mereka berdua telah menjadi "kambing hitam" atas musibah kebakaran tersebut.

Berbicara kepada surat kabar Italia, La Stampa, dia mengaku meminta maaf atas insiden kebakaran yang terjadi, namun dia mengatakan bahwa ada banyak sumber yang bisa menyebabkan kebakaran.

"Kami hanya menjadi kambing hitam atas insiden kebakaran yang tidak bisa dijelaskan. Kami adalah korban sesungguhnya."

Tidak jelas bagaimana kedua pemuda itu diharapkan akan membayar denda. Namun pihak pengacara masih memiliki waktu tiga pekan untuk mengajukan banding terkait putusan denda di pengadilan administratif.

Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Hutan

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved