Debat Capres

Prabowo Subianto Salahkan Presiden Sebelum Jokowi Soal Kegagalan Ekonomi Indonesia

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai kegagalan perekonomian saat ini bukan hanya menjadi tanggung jawab capres petahana Joko Widodo

Prabowo Subianto Salahkan Presiden Sebelum Jokowi Soal Kegagalan Ekonomi Indonesia
Kolase Tribunnews.com, foto dari Instagram @jokowi dan @indonesiaadilmakmur
Lihat perbedaan massa kampanye kedua calon presiden (capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto di GBK, Senayan, Jakarta. 

TRIBUNJAMBI.COM - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai kegagalan perekonomian saat ini bukan hanya menjadi tanggung jawab capres petahana Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Debat Kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) yang mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

"Saya tidak menyalahkan Bapak (Jokowi). Ini kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita harus bertanggung jawab," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan perekonomian Indonesia saat ini keluar dari jalur.

Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di debat Capres 2019 putaran kedua Minggu (17/2/2019)
Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di debat Capres 2019 putaran kedua Minggu (17/2/2019) (TRIBUNNEWS)

Ia menilai berdasarkan Pasal 33 UUD 1945, perekonomian Indonesia semestinya dapat menyejahterakan masyarakat Indonesia.

Hal itu, menurut Prabowo, belum terlihat saat ini. Ia menilai perekonomian Indonesia saat ini justru menguntungkan pihak asing.
"Saya tidak menyalahkan Pak Jokowi. Ini masalah kita sebagai bangsa dan sudah berjalan belasan bahkan puluhan tahun. Tapi kita harus berani mengkoreksi diri. Kita salah arah. Kita harus contoh seperti Republik Rakyat Tiongkok yang dalam 40 tahun hilangkan kemiskinan," lanjut Prabowo.

"Kita harus contoh berani belajar dari yang hebat. Saya tidak menyalahkan Bapak, ini kesalahan kita semua. Jadi ini salah jalan. Kita harus kembali ke Pasal 33," lanjut dia.

Baca: Siswa SMA Coba Perkosa Wanita 30 Tahun, Sudah Copot Celana, Teriakan Korban Gagalkan Aksi Pelaku

Baca: Video: Uji Sandar KMP Satria Pratama Tujuan Batam, Kuala Tungkal Jadi Pintu Gerbang Jambi

Baca: Sebelum Dibunuh di Kebun Teh, Aprizal Sempat Tampar dan Ancam Bunuh Istri Alwi, Motif Perselingkuhan

Baca: Joko Widodo Perkenalkan Program Mekaar dan UMi Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga

Baca: TKN Jokowi Tanggapi Dukungan Ustaz Abdul Somad dan Gatot Nurmantyo ke Prabowo-Sandi

Sebelumnya Prabowo Subianto mempertanyakan kebijakan capres petahana Joko Widodo yang kerap kali mengizinkan impor komoditas.

Prabowo menjawab pertanyaan dari moderator mengenai daya beli petani dan nelayan yang rendah. Padahal Indonesia dikenal sebagai negara maritim dan agraris.

"Justru disini letak masalah di mana saya singgung ekonomi kita salah arah," kata Prabowo.

"Pak Jokowi sudah berkuasa selama 4,5 tahun. Kenapa terus mengizinkan impor? Petani hancur," tambah dia.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved