Dua Pejabat di Jawa Timur Selingkuh dan Bikin Video Mesum, Terungkap Saat Istri Cek Handphone Suami

Dua orang pejabat di Pasuruan dan Bojonegoro menjabat kepala dinas diduga selingkuh dan merekam video mesum saat mereka melakukan hubungan intim

Dua Pejabat di Jawa Timur Selingkuh dan Bikin Video Mesum, Terungkap Saat Istri Cek Handphone Suami
Tribun Medan
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BOJONEGORO - Dua orang pejabat di Jawa Timur yang menjabat kepala dinas diduga selingkuh dan merekam video mesum saat mereka melakukan hubungan intim.

Kasus ini terungkap setelah istri cek handphone suaminya yang merupakan kepala dinas, dan menemukan empat video mesum suaminya dengan perempuan yang juga pejabat daerah.

Skandal perselingkuhan pejabat ini telah dilaporkan istri pejabat itu ke kepala daerah dan kepolisian, sebab ia tidak terima atas perselingkuhan dalam rumah tangganya.

Baca: Video Mesum Artis Tenar Kelahiran Jakarta Ditemukan 11 File, Adegan Hubungan Intim Direkam Ilegal

Baca: Begini Reaksi Normatif Kadinsos Kota Pasuruan Dilaporkan Selingkuh Dengan Kadishub Bojonegoro

Baca: Pilpres 2019, Siapa Yang Paling Kaya Jokowi atau Prabowo Subianto Lihat LHKPN Mereka

Kasus empat video mesum dua kepala dinas itu kini dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Empat video hubungan intim dua pejabat Pemda itu diduga menjadi skandal perselingkuhan antara Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan.

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro berinisial IS dilaporkan istri karena selingkuh dengan perempuan yang menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan berinisial NW.

Barang bukti berupa video mesum yang ada di dalam handphone IS telah disampaikan ke polisi.

Perselingkuhan yang direkam dalam ponsel itu terbongkar saat istri IS, TP (52) melihat sendiri rekaman video porno itu dari ponsel suaminya.

"Saya menemukan video mesum (IS dengan NW) di handphone suami saya," ungkap TP dilansir Tribunjambi.com dari SuryaMalang.

"Kejadiannya sekitar sembilan bulan yang lalu. Selama ini saya diam saja, dan sempat diancam," ungkap TP di Mapolda Jatim, pada Kamis (11/4/2019).

Halaman
1234
Editor: suang
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved