Breaking News:

Terjerat Kasus Dugaan Suap Seleksi Jabatan, Romahurmuziy Mantan Ketum PPP Ajukan Praperadilan

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romy keluar gedung KPK Jakarta memakain rompi tahanan usai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK usai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Terjerat Kasus Dugaan Suap Seleksi Jabatan, Romahurmuziy Mantan Ketum PPP Ajukan Praperadilan

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Praperadilan ini terkait kasus yang menjeratnya, yaitu dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Jawa Timur.

Baca: (VIDEO) Cuplikan Gol Manchester United vs Barcelona, Hasil Liga Champion 2019, Mata Messi Berdarah

Baca: Gempa Hari Ini - BMKG Informasikan Gempa Bumi di Garut, Jawa Barat Berkekuatan 5,1 SR

Baca: Video Mata Lionel Messi Berdarah Dihantam Bek Raksasa Manchester United

Pengajuan praperadilan ini diketahui setelah Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"KPK menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan praperadilan yang diajukan oleh pemohon M Romahurmuziy untuk jadwal persidangan 22 April 2019 ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/4).

Meski demikian, Febri belum mengetahui secara rinci poin-poin permohonan praperadilan yang diajukan Romahurmuziy.

"Mungkin nanti poin-poin atau informasi atau katakanlah alasan-alasan pengajuan praperadilan itu nanti saya pastikan lagi dengan Biro Hukum apa saja poinnya," kata dia.

Febri menjelaskan, Biro Hukum KPK akan mempelajari lebih lanjut permohonan praperadilan tersebut. Di sisi lain, ia memastikan KPK siap menghadapi praperadilan Romahurmuziy.

Baca: Insinyur Freeport Sebut Gunung Tembaga di Papua Mengandung Perak dan Emas Langka

Baca: Cara Download Foto Instagram Tanpa Aplikasi Tambahan, Hanya Butuh Beberapa Menit Saja

"KPK pasti akan menghadapi praperadilan tersebut apalagi kami yakin dengan proses tangkap tangan yang dilakukan bukti-bukti yang ada dan juga proses di penyidikan yang sudah dilakukan," kata dia.

Dalam kasus ini, Romahurmuziy diduga menerima uang dengan total Rp 300 juta dari dua pejabat Kemenag di Jawa Timur.

Mereka adalah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya agar lolos dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur.

Romahurmuziy dianggap bisa memuluskan mereka ikut seleksi karena ia dinilai mampu bekerja sama dengan pihak tertentu di Kemenag.

Pada waktu itu, Haris melamar posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Sementara itu, Muafaq melamar posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. (Dylan Aprialdo Rachman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Seleksi Jabatan di Kemenag, Romahurmuziy Ajukan Praperadilan ",

Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved