Mangkuk Suci Ditemukan di Percandian Muaro Jambi, Temuan Terbaru Arkeologi di Jambi

Dalam 16 hari penelitian di Menapo Ujung Tanjung II, kompleks Percandian Muaro Jambi, Jambi, Arkeolog Balar Sumsel menemukan mangkuk suci.

Mangkuk Suci Ditemukan di Percandian Muaro Jambi, Temuan Terbaru Arkeologi di Jambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Tim arkeolog Balai Arkeologi Sumatera Selatan melakukan pemnggalian di kompleks Percandian Muarojambi, Jambi, Rabu (9/3/2019). Tim itu menemukan beberapa benda kuno, di antaranya mangkuk suci. Diduga lokasi itu untuk permukiman. 

Dalam 16 hari penelitian di Menapo Ujung Tanjung II, kompleks Percandian Muaro Jambi, Jambi, Arkeolog Balar Sumsel menemukan mangkuk suci.

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kawasan yang diduga merupakan permukiman masa lalu di kompleks Percandian Muarajambi, Kabupaten Muarojambi, Jambi, ditemukan para ahli.

Dugaan itu berdasarkan sejumlah hal termasuk temuan fragmen dalam ekskavasi yang dilakukan oleh Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan di Menapo Ujung Tanjung, Kabupaten Muarojambi, Jambi.

Tim yang diketuai oleh arkeolog Retno Purwanti tersebut melakukan penelitian dari 26 Maret 2019 hingga 10 April 2019.

"Bangunan sekarang yang kami temukan di sebelah barat Candi Kedaton itu kemungkinan masih terkait juga dengan keberadaan wihara. Kemungkinan itu ada dua tempat pemukiman biksu," kata Retno saat dibincangi Tribun Jambi di lokasi, Rabu (10/4).

Baca Juga

 TERKINI Kondisi Siswi SMP di Pontianak yang Dikeroyok Siswi SMA, Ini Hasil Visum

 Akhirnya Terjawab Penyebab Luna Maya Putus dengan Reino Barack, Beda Jawaban dengan Syahrini

 Disebut-sebut Anak Pejabat Penting, Terungkap Pengakuan 7 Siswi SMA yang Keroyok Siswi SMP

 Mayor Umar Berdoa Lalu Minum Air Aneh, Perwira Kopassus Ambil Risiko karena Hormati Tuan Rumah

Retno menyampaikan mulanya mengacu penelitian pada 2018 lalu, di kawasan tersebut mereka menduga temuan dengan bentuk struktural bebatuan tersebut berkaitan dengan bangunan air.

Namun, temuan terbaru dari petak ekskavasi di sekitar Candi Kedaton membuat dugaan itu berubah.

“Di awal kita lakukan penelitian, kita menduga itu struktur bangunan air. Bangunan air ini kan macam-macam, ada irigasi, bendungan, kolam pemandian,atau parit. Tapi saya tidak menyimpulkan apa, hanya secara umum kita duga itu bangunan air,” jelasnya.

Memang, saat penelitian awal itu pihaknya belum melakukan pengalian sampai dasar.

Halaman
1234
Penulis: samsul
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved