Prostitusi

Lima Pria Muda Indonesia Jadi Gigolo di Malaysia, Ditangkap Imigrasi di Hotel Tanpa Busana

Aktivitas prostitusi bukan saja dilakukan oleh perempuan sebagai PSK tapi juga oleh laki-laki, yang biasa disebut gigolo

berita harian online
Lima pemuda Indonesia yang ditangkap dengan tuduhan menjadi gigolo di Malaysia 

Dia menyebut para pria Indonesia yang jadi gigolo itu mengincar warga Malaysia sebagai konsumen.

"Mereka menawarkan layanan s3ks kepada konsumen lokal berusia antara 25 dan 40 tahun dengan biaya mulai dari RM150 hingga RM200 per jam," ungkapnya.

Dia menyebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus asusila tersebut.

Barang bukti di antaranya kondom, pelumas, perlengkapan s3ks pria.

"Ada juga paspor dan uang tunai senilai RM3.500," ungkapnya dalam konferensi pers pada Selasa (9/4/2019).

Baca: Modus Baru Prostitusi Online, Lewat MiChat Ayu Tawarkan Mesum Dengan 4 Wanita Muda Tarif Rp 1,3 Juta

Baca: Malaysia Tangkap 11 Perempuan Indonesia Diduga Pelaku Prostitusi, 2 PSK Melompat dari Jendela Hotel

Baca: Demi Dapat Uang Buat Operasi Plastik, Ibu Paksa Putri-Nya Hubungan Intim Dengan Banyak Pria

Baca: Caleg di Padang Mencabuli 2 Bocah di Bawah Umur, Bagaimana Perkembangan Kasus-Nya Kini?

Dia mengatakan semua tersangka masuk secara sah ke Malaysia.

Tetapi lima pria itu melakukan tindakan tidak bermoral.

Kelimanya dituntut dengan Peraturan Imigrasi 1965 dan Undang-Undang Imigrasi.

"Kelima tersangka ini ditemukan menawarkan layanan s3ks bebas secara mandiri. Mereka tidak terkait dengan sindikat," ungkapnya.

Dijelaskannya, para pria itu sudah sering keluar masuk Malaysia.

Halaman
123
Editor: suang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved