Lembaga Sensor Film Kena Bully Netizen Lantaran Pemotongan Adegan di Film Hellboy, Sangat tidak Rapi

Lembaga Sensor Film (LSF) kena bulan-bulanan netizen akibat sensor film Hellboy. Film Hellboy tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Lembaga Sensor Film Kena Bully Netizen Lantaran Pemotongan Adegan di Film Hellboy, Sangat tidak Rapi
Instagram@hellboymovie
Sinopsis Film Hellboy: Smash Things 

Penyihir jahat tersebut ingin balas dendam.

Hellboy adalah anak dari iblis Azzael dan penyihir Sarah Hughes.

Ibu Hellboy, Sarah Hughes itu adalah mantan Biro Penelitian dan Pertahanan Paranormal (B.P.R.D.) AS.

Semasa hidupnya, ibu Hellboy selalu melindungi bumi agar tidak kiamat di tangan kaumnya, kaum penyihir.

Hellboy pertamakali muncul di bumi pada 23 Desember 1944.

Hellboy turun di halaman Gereja East Browmich Inggris.

Anak Hellboy itu lantas bertemu dengan tim tentara Amerika yang dipimpin oleh Sersan Satu.

Hellboy pun dibawa ke Balai Penelitian Paranormal tempat di mana dulu ibunya bekerja.

Anak itu dibesarkan secara rahasia oleh pemerintah AS dan dilatih untuk menjadi penyelidik paranormal.

Setelah Perang Dunia II dan runtuhnya rezim Nazi, Hellboy yang sudah beranjak dewasa berberkeliling dunia.

Baca: 3 Siswi SMA Tersangka Penganiaya Audrey Terancam 3 Tahun Penjara, Sang Ibu Ungkap Jeritan Hati

Baca: Cara Keluar Dari WhatsApp Web Saat Tahu Akun WA Kamu Diakses Orang Lain yang Tak Dikenal

Ia bertemu dan mengalahkan banyak makhluk gaib seperti manusia serigala, vampir.

Hellboy juga bertemu dengan ilmuwan Nazi yang kacau, serta dewa kecil.

Sementara Hellboy tumbuh dewasa, Blood Queen sudah siap mengumpulkan peri jahat.

Peri-peri jahat tersebut akan dijadikan tentara demi menghancurkan dunia. (tribunjateng/non)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Baru Sehari Tayang di Indonesia, Film Hellboy Bikin Netizen Marah ke LSF, http://jateng.tribunnews.com/2019/04/11/baru-sehari-tayang-di-indonesia-film-hellboy-bikin-netizen-marah-ke-lsf?page=all.
Penulis: Valentinez Hemanona
Editor: abduh imanulhaq

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved