JOKOWI Turun Tangan! Tanggapi Kasus Pengeroyokan Siswi SMP: Kapolri Tindak Tegas! Beri 2 Pesan Ini

Jokowi menyatakan bahwa dirinya telah minta Kepala Kepolisian RI untuk menindak tegas hal ini. Jokowi juga berpesan agar penanganan kasus ini harusla

ist
JOKOWI Turun Tangan! Tanggapi Kasus Pengeroyokan Siswi SMP: Kapolri Tindak Tegas! Beri 2 Pesan Ini 
JOKOWI Turun Tangan! Tanggapi Kasus Pengeroyokan Siswi SMP: Kapolri Harus Tindak Tegas!
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus perundungan anak yang menimpa siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat, menyedot perhatian publik.

Setelah tagar #JusticeForAudrey, banyak publik figur buka suara dan menunjukkan simpati serta empatinya.

Jokowi pun turut bersuara mengenai hal ini.

Lewat unggahan Instagram pada Rabu (10/4/2019), Jokowi menuliskan tanggapannya mengenai perundungan anak yang menimpa Audrey ini.

Baca: Masih Santai di Cafe & Pose Salam Jari, Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Ini Buat Netizen Geram

Baca: Diluar Dugaan! Reino Barack Tak Semanja yang Diceritakan Syahrini, Dusta Inces Soal Eks luna Maya?

Baca: Mangkuk Suci Ditemukan di Percandian Muaro Jambi, Temuan Terbaru Arkeologi di Jambi

Baca: Detik-detik Pramugari Tumpahkan Minuman Pada CEO American Airlines, Begini Nasibnya Kini

Jokowi menyatakan bahwa dirinya telah minta Kepala Kepolisian RI untuk menindak tegas hal ini.

Jokowi juga berpesan agar penanganan kasus ini haruslah bijaksana dan berjalan di koridor undang-undang yang sesuai.

Di samping itu, yang jadi perhatian adalah pelaku dan korban merupakan anak di bawah umur.

Lewat unggahannya di Instagram ini Jokowi juga memberi pesan pada netter.

 

Setidaknya, ada 2 saran yang Jokowi ajukan untuk masyarakat.

Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati karena sedang menghadapi masalah perubahan pola interaksi sosial antarmasyarakat melalui media sosia. Ibarat kata, kita semua sedang berada dalam masa transaksi pola interaksi sosial tersebut.

Kedua, Jokowi juga menyarankan agar orangtua, guru, serta masyarakat turut merespons setiap perubahan yang ada, mengawasi anak-anak atau adik-adik, serta meluruskan hal yang tak benar.

Baca: Titiek Soeharto Disuruh Rujuk dengan Prabowo Subianto, Beri Jawaban Tak Terduga, Tangan di Telinga

Baca: Bandingkan Harga Tiket, Penerbangan Jakarta-Medan Rp 1.547.300, Jakarta-Kuala Lumpur Rp 745.000

Baca: Mampukah Hellboy Selamatkan Dunia dari Kehancuran, Tonton Hellboy Tayang di WTC XXI Hari Ini

Baca: WASPADA! Pria Pamer Kelamin di Video Call WA, Wanita Terima Panggilan Diperas, Begini Modusnya

Saya telah mendengar tentang peristiwa yang menimpa seorang anak kita, siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat, yang dikabarkan menjadi korban perundungan beberapa anak lain.

Kita semua sedih dan marah dengan kejadian ini. Saya telah meminta Kepala Kepolisian RI untuk bertindak tegas menangani kasus ini. 
Penanganannya harus bijaksana dan berjalan di koridor undang-undang yang sesuai, mengingat para pelaku dan korban masih di bawah umur.

Yang pasti adalah, kita sedang menghadapi masalah perubahan pola interaksi sosial antarmasyarakat melalui media sosial.

Kita sedang dalam masa transisi pola interaksi sosial itu, hendaknya lebih berhati-hati.

Saya benar-benar berharap agar orang tua, guru, dan masyarakat turut bersama-sama merespons setiap perubahan-perubahan yang ada, mengawasi betul anak-anak kita, serta meluruskan hal-hal yang tidak benar.

Usulan revisi terhadap regulasi yang berkaitan dengan anak-anak itu satu hal, tapi yang paling penting lagi adalah budaya kita, etika kita, norma-norma kita, nilai agama kita, semua tidak memperbolehkan adanya perundungan, apalagi penganiayaan fisik.

Netter pun berkomentar:

"Mantapp pakk, harus di tindak tegass! Jangan karena masih di bawah umur di jadikan alasan buat mereka bisa bebas begitu saja, karena kalau sampai demikian akan ada banyak audrey - audrey lainnya (emoji)," tulis akun @viavallen .

"Harus diberikan efek jera pak, jangan karena masih terlalu muda atau dibawah umur banyak diberikan toleransi (damai), yang akhirnya dicontoh anak-anak muda yang lain untuk melakukan perbuatan yang tidak patut dicontoh yang dapat merusak generasi muda karena hilangnya etika bergaul (emoji)," tulis akun @dewiperssikreal .

"Terima kasih Paakkk!!! (emoji) Mata rantainya harus diputus. Supaya tidak ada Audrey - Audrey yang lain di kemudian hari (emoji)," tulis akun @aviwkila .

(TribunStyle.com/ Suli Hanna)

Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved