Artis Tolak Blur Wajah Audrey, Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan, Siswi SMA Bantah Rusak Perawan

Korban dicegat oleh TR dan LL di taman Akcaya, saat di situ korban dipiting oleh TR dan ditendang oleh LL. Tiga tersangka kini sudah ditetapkan

Artis Tolak Blur Wajah Audrey, Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan, Siswi SMA Bantah Rusak Perawan
Kolase/TribunPontianak
Pelaku penganiayaan Audrey ditetapkan sebagai tersangka 

Wajah Audrey, Kronologi Penganiayaan Hingga Permintaan Maaf dari 7 Pelaku Saat Jumpa Pers

TRIBUNJAMBI.COM, PONTIANAK - Kronologi kasus penganiayaan Audrey dibeberkan Satreskrim Polresta Pontianak.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil rekam medis dari rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli menuturkan kronologi kejadian terjadi pada tanggal 29 Maret 2019 sekitar Pukul 14.30 WIB di Jl Sulawesi Kota Pontianak tepatnya belakang ‎Paviliun.

"Selanjutnya setelah kejadian di Jl Sulawesi, berlanjut di jalan Taman Akcaya Pontianak," katanya.

Husni menuturkan kasus ini bermula pengaduan ke Polsek Pontianak Selatan satu minggu setelah kejadian, kemudian berlanjut dilakukan visum pada korban.

"Kemudian kasus ini diambil alih oleh Mapolresta Pontianak kemarin, dan hari ini menunggu keterangan dari dua saksi TP dan DE, saat ini korban belum bisa diminta keterangan karena masih dirawat inap," kata Kasat Reskrim.

Lanjutnya, Husni menuturkan untuk kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi, korban diantar oleh DE ke rumah saudaranya ke PP.

"Kemudian korban keluar menggunakan sepeda motor, saat keluar dari rumah saudaranya, korban diikuti dua motor yang dikendarai oleh orang tak di kenal," katanya.

Pelaku kasus pengeroyokan Audrey gelar konferensi pers, membantah tuduhan merusak keperawanan, sampaikan permintaan maaf di hadapan awak media.
Audrey saat menerima kunjungan, banyak pihak yang bersimpati dan mendoakannya agar cepat sembuh.  (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Saat berada di belakang Paviliun, korban dicegat, disiram air oleh TR, kemudian korban jatuh, dan kemudian EC injak perut korban dan benturkan ke jalan, kemudian korban melarikan diri," kata Husni.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved