Tanggapan Jokowi, KPK, hingga Kementerian Keuangan Soal Kebocoran Anggaran yang Dikatakan Prabowo

"Kebocoran minimal Rp 1.000 triliun. Saya diejek, dihina. Memang ada sebagian elite yang kerjanya menghina dan mengejek.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribun Jabar
Tanggapan Jokowi, KPK, hingga Kementerian Keuangan Soal Kebocoran Anggaran yang Dikatakan Prabowo 

Tanggapan Jokowi, KPK, hingga Kementerian Keuangan Soal Kebocoran Anggaran yang Dikatakan Prabowo

TRIBUNJAMBI.COM - Pada berbagai kesempatan, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto kerap berbicara soal kebocoran anggaran Indonesia.

Dikatakannya, kekayaan Indonesia bocor atau mengalir ke luar negeri minimal Rp 1.000 triliun setiap tahun.

Saat berpidato di acara silaturahmi Gerakan Elaborasi Rektor, Akademisi Alumni, dan Aktivis Kampus Indonesia, Jakarta, pada Jumat (5/4/2019), Prabowo juga kembali berbicara tentang kebocoran anggaran.

Baca: Karni Ilyas Singgung Manuver Politik Jokowi & Prabowo, Perang Hasil Survei Sama-sama Meyakinkan

Baca: Meski Jadi Pertanda Baik, Namun Tidur Ngiler Tetap Malu-maluin, Bagaimana Agar Tidak Ngiler?

Baca: 7 Tahun Konsumsi Pil KB, Wanita Ini Alami Stroke dan Pembekuan Darah

"Kebocoran minimal Rp 1.000 triliun. Saya diejek, dihina. Memang ada sebagian elite yang kerjanya menghina dan mengejek. Dua hari yang lalu kalau tidak salah, salah satu pimpinan KPK menyatakan bahwa sebenarnya kebocoran yang dihitung oleh KPK itu Rp 2.000 triliun," kata Prabowo saat kembali berbicara soal kebocoran anggaran, dilansir dari Kompas.

Sebelumnya, pada 24 Maret, Prabowo juga pernah berbicara soal kebocoran anggaran ketika melaksanakan kampanye terbuka perdana di Manado.

"Saya mengatakan kebocoran kekayaan negara terlalu besar setiap tahun. Saya hitung, kebocoran kita tiap tahun, kurang lebih 1.000 triliun tiap tahun. Saya hitung kebocoran anggaran minimal 25 persen," ujar Prabowo.

Begitu pula pada kampanye akbar Minggu (7/4/2019). Prabowo kembali menyinggung hal serupa.

Tentu saja, pernyataan Prabowo ini mendapatkan tanggapan dari beberapa pihak.

Masih menurut Kompas, berikut adalah tanggapan beberapa tokoh dan lembaga mengenai pernyataan Prabowo itu:

1. Jokowi

Menanggapi pernyataan Prabowo, Jokowi meminta rivalnya di kontestasi Pilpres itu untuk menunjukkan letak kebocoran anggaran.

"Jangan dari sampai sekarang ‘bocar bocor bocar bocor’, yang mana bocornya tunjukkan. Kita ini juga ingin memperbaiki," ujar Jokowi di ICE BSD, Minggu (7/4/2019).

Jokowi pun menyarankan Prabowo untuk melaporkan saja temuannya ke KPK jika sudah mengetahui letak kebocoran yang dimaksud ada di sektor mana dan dengan jumlah berapa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved