Komentar di Sosmed Jadi Pemicunya, Ini 5 Fakta Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Murid SMA di Pontianak

Kasus tersebut menjadi viral salah satunya setelah diunggah oleh akun Twitter @zianafazura yang mengunggah sebuah postingan pada 8 April 2019.

Komentar di Sosmed Jadi Pemicunya, Ini 5 Fakta Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Murid SMA di Pontianak
istimewa
Komentar di Sosmed Jadi Pemicunya, Ini 5 Fakta Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Murid SMA di Pontianak 

Komentar di Sosmed Jadi Pemicunya, Ini 5 Fakta Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Murid SMA di Pontianak

TRIBUNJAMBI.COM - Dunia pendidikan tanah air kembali tercoreng oleh aksi pengeroyokan siswi SMP yang dilakukan tak tanggung-tanggung oleh 12 murid SMA.

Kasus tersebut menjadi viral salah satunya setelah diunggah oleh akun Twitter @zianafazura yang mengunggah sebuah postingan pada 8 April 2019.

Tagar bertajuk #JusticeForAudrey pun digalakkan di media sosial twitter hingga menjadi trending.

Baca: Kisah Asmara Model Altantuya Sharibuu Kekasih Gelap PM Malaysia, Hamil & Dibunuh Mayatnya Diledakkan

Baca: Annisa Pohan Ungkap Kodisi Terbaru Ani Yudhoyono, Istri AHY Tak Bisa Bendung Air Mata saat Bercerita

Baca: Lihat Gaya Pacaran Jessica Iskandar & Richard Kyle, Netizen Suruh Jedar Cepat Nikah

"Audrey seorang pelajar SMP di Pontianak dikeroyok 12 perempuan berstatus pelajar SMA terbaring di rumah sakit.

Salah satu pelaku mencolok kemaluannya untuk membuat korban tidak perawan lagi dan saat ini menimbulkan pembengkakkan di area kewanitaan korban

#JusticeForAudrey,"
tulis akun @zianafazura dalam postingannya.

Unggahan tersebut lalu menjadi viral dengan dibagikan lebih dari 22 ribu kali melalui retweet dan disukai lebih dari 7 ribu pengguna Twitter

Sementara itu, dikutip dari Tribun Pontianak, Siswi SMP berinisial AU tersebut kini harus dirawat di rumah sakit, setelah menjadi korban pengeroyokan 12 murid SMA.

Baca: Tanggapan Jokowi, KPK, hingga Kementerian Keuangan Soal Kebocoran Anggaran yang Dikatakan Prabowo

Siswi yang baru berumur 14 tahun ini harus menjalani rontgen untuk memeriksa tengkoran kepala karena dibenturkan ke aspal dan trauma bagian dada akibat mengalami penganiayaan.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved