Pendidikan

Pertukaran Dosen UiTM Malaysia dengan UIR Riau, Diawali 20 Dosen dari Semua Fakultas

Rektor UiTM Kuala Lumpur Prof Zailuddin Ariffin mengatakan, UiTM di hatiku UIR di Jiwaku. UiTM siap membantu UIR masuk 100 Top nasional.

Pertukaran Dosen UiTM Malaysia dengan UIR Riau, Diawali 20 Dosen dari Semua Fakultas
humas uir
Suasana pertemuan Rektor UIR (Universitas Islam Riau) Prof Syafrinaldi dengan Rektor dan dosen UiTM Kuala Lumpur, Malaysia 

TRIBUNJAMBI.COM - Komitmen untuk saling bekerjasama antara Universitas Islam Riau (UIR) dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Kuala Lumpur, Malaysia makin diteguhkan.

Memajukan UIR tak hanya menjadi tekad Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH MCL bersama civitas akademika,. tapi juga Rektor UiTM Kuala Lumpur Prof Dr Zailuddin Ariffin. Saat berkunjung ke UIR Senin siang (8/4/2019), ia menegaskan komitmennya itu kepada Rektor UIR.

''Apalagi yang bisa saya bantu Pak Rektor supaya UIR bisa masuk 100 Top nasional. Bagi saya UiTM di hatiku, UIR di jiwaku,'' kata Zailuddin disambut tawa Rektor UIR, Wakil Rektor III Ir Rosyadi dan Dekan Fakultas Teknik Ir Abdul Kudus Zaini yang hadir menjamu Zailuddin di ruang Rektor.

Zailuddin datang ke UIR bersama Timbalan Rektor Prof Dr Mohd Azlan Mohd Ishak dan Dr Rizauddin Saian. Mereka datang untuk Visiting Fellow Program UIR dengan UiTM. Beberapa bulan lalu Syafrinaldi juga membawa sejumlah dosen ke UiTM.

Baca: Rawan Money Politic, Warga SAD Akan Didampingi Tumenggung Dalam Pencoblosan di Pemilu 2019

Baca: Peringatan Keras Panglima TNI pada Gerakan yang Menganggu NKRI, Siap-siap Digerus Pasukan Khusus TNI

Baca: VIDEO: Detik-detik Siswi SMA Naik ke Median Jalan hingga Terjatuh Akibat Hindari Polantas

Zailuddin mengaku serius bekerjasama membantu UIR. Keseriusan itu kembali diulanginya di hadapan Dekan-dekan UIR ketika memulai Visiting Fellow Program di lantai dua Gedung Rektorat. Ia menegaskan, pihaknya sangat serius membantu Rektor membawa UIR mencapai Visi 2020, dan masuk 100 top nasional.

Dalam bulan April, lanjut Zailuddin, UiTM dan UIR telah sepakat melaksanakan program pertukaran dosen. Sebanyak 20 dosen dari semua fakultas akan mengajar di fakulti-fakulti UiTM.

Lepas itu, pensarah UiTM yang kuliah di UIR. Di luar dosen, ikuti pula dua pegawai menimba pengalaman administrasi di kedua universitas.

''Juga terbuka peluang melaksanakan program lain. Seperti pertukaran pelajar, seminar atau penelitian bersama. Hubungan baik UiTM dengan UIR harus terus berlanjut walau saya bukan lagi Rektor UiTM,'' tandas Zailuddin.

Baca: HUT ke-73 TNI AU, 2 Skuadron Baru Akan Dibentuk Hingga 3 Detasemen Hanud yang Perkuat Pertahanan

Baca: Skor Akhir Persebaya vs Arema, Hasil Seri Leg 1 Final Piala Presiden 2019, Jalannya Pertandingan

Baca: Terduduk Tak Berkutik, Begini Nasib Oknum Mahasiswa yang Tampar Kanit Provost Resmi Jadi Tersangka

Rektor UIR Syafrinaldi tak bisa menyembunyikan rasa haru dan gembira atas niat baik Prof Zailuddin. Ia menyebut, UiTM bukan universitas kecil tapi perguruan tinggi yang kualitas dan kemajuannya tak diragukan lagi. Demikian katanya pada Tribunjambi.com

Tekad dan kemauan Rektor Zailuddin untuk UIR patut kita apresiasi. Apalagi sistem akreditasi antara Malaysia dengan Indonesia tak berbeda jauh. Mereka tak lagi memandang berapa memory of understanding yang sudah diteken tapi seberapa banyak yang dilaksanakan.

''Mari kita isi kerjasama ini semaksimal mungkin. Motto Prof Zailuddin, UiTM dihatiku UIR dijiwaku bermakna strategis dan sangat menyentuh kita. Begitu eratnya hubungan ini, dan sangat baiknya UiTM ke UIR,'' imbuh Syafrinaldi.

Diharapkan, tambah Syafrinaldi, implementasi kerjasama dapat memudahkan UIR mengisi borang akreditasi. Target kita masuk 100 top nasional bisa tercapai,'' ucapnya.

Baca: Viral Kabar 2 Mahasiswa Meninggal Gara-gara Pendukung Prabowo, Putri Sultan Jogja Jurus Maut

Baca: Lakukan Aksi Heroik, Pria Ini Menggendong Istri yang Tengah Hamil Tua dari Banjir Tinggi Seleher

Baca: Sudah Diramalkan Sejak SMP, Pertemuan Pertama Soekarno & Heldy yang Penuh Ketegangan Berakhir Manis

Selain dihadiri Wakil Rektor Rosyadi, turut pula Ketua Dewan Pembina YLPI Drs H Mukni, Prof Yusri Munaf, Prof Sri Indrastuti, Direktur Pascasarjana Dr Syaipul Bahri, Dekan Pertanian Dr Ujang Paman, Dekan Teknik Ir Abdul Kudus, Dekan FAI Dr Zulkifli Rusby, Dekan Psikologi Yanwar Arif, Kepala LPM Dr Agusnimar, Kepala BPPA Dr Thamrin S, Kepala BAU dan Personalia Zakir Has dan Kepala BAAK Ir Akmar Efendi.*

Editor: Dodi Sarjana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved