Pembayaran Rapel Kenaikan Gaji PNS Ditunda Pertengahan April, Ternyata Sebabnya Hal Ini

Menurut Sri Mulyani, pembayaran rapel kenaikan gaji PNS tersebut baru dapat dilakukan pada pertengahan April.

Pembayaran Rapel Kenaikan Gaji PNS Ditunda Pertengahan April, Ternyata Sebabnya Hal Ini
Kolase Intisari Online
Pembayaran Rapel Kenaikan Gaji PNS Ditunda Pertengahan April, Ternyata Sebabnya Hal Ini 

Pembayaran Rapel Kenaikan Gaji PNS Ditunda Pertengahan April, Ternyata Sebabnya Hal Ini

TRIBUNJAMBI.COM - Para pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus menunda kegembiraannya terkait kenaikan gaji.

Sebab, rencana Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk mencairkan kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri secara resmi ditunda.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca: Kamu Sering Tidur Mendengkur? Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengurangi Kebiasaan Ngorok?

Baca: Berdalih Beri Pinjaman yang Mustahil Dilunasi, Ternyata Itu Cara Licik China Menjajah Negara Lain

Baca: Sempat Ragu Menikahi Syahrini, Begini Doa Reino Barack Hingga Akhirnya Mantap Nikahi Incess

Menurut Sri Mulyani, pembayaran rapel kenaikan gaji PNS tersebut baru dapat dilakukan pada pertengahan April.

Hal tersebut disebabkan karena belum lengkapnya dokumen yang disampaikan oeh masing-masing kementerian dan lembaga.

ilustrasi PNS
ilustrasi PNS (tribunnews)

"Mulai 1 April ini, sebagian besar kementerian dan lembaga baru menyerahkan dokumen pembayaran gaji yang masih belum masuk rapelnya," kata Sri Mulyani, Selasa (2/4).

Alasannya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil baru resmi ditandatangani Presiden Joko Widodo pada pertengahan Maret lalu.

Baca: KETIKA Disodori 4 Nama untuk Jadi Capres di Antaranya Ada Nama Prabowo, Begini Jawaban Soeharto

Baca: Prediksi Persebaya vs Arema FC Final Piala Presiden 2019 Leg 1 Kick Off 15.30 WIB, Derbi Jawa Timur

Jarak waktu yang sempit ini menyebabkan kementerian dan lembaga belum seluruhnya merevisi dokumen pembayaran gaji.

"Sehingga yang kami bayarkan masih gaji yang belum naik, masih sama," lanjut Sri Mulyani.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved