Info Terkini Kota Jambi

Wawako Maulana Ajak Masyarakat Bebaskan Jambi dari TBC

Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Pencanangan Warga Peduli TBC

Wawako Maulana Ajak Masyarakat Bebaskan Jambi dari TBC
ist
Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Pencanangan Warga Peduli TBC, yang dilaksanakan dalam rangka momemtum Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, Tingkat Kota Jambi Tahun 2019, yang dipusatkan di RT 16 Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura (4/4/2019). 

Namun menurut Wawako Maulana, berbagai kebijakan program dan kegiatan terkait PHBS, tidak cukup untuk memberantas TBC secara maksimal. Menurutnya perlu upaya lebih maksimal yang melibatkan berbagai pihak lintas sektoral.

"Pemberdayaan masyarakat dan kerjasama lintas sektor, termasuk dukungan pembiayaan dari berbagai sumber yang ada, merupakan langkah tepat selain budaya hidup sehat."

"Kesadaran kolektif masyarakat, merupakan langkah efektif tuntaskan TBC di Provinsi Jambi dan Kota Jambi. Semua harus bergerak dalam satu langkah sama, memberantas TBC, dimulai dari lingkungan terkecil, keluarga, hingga lingkungan masyarakat," beber dirinya.

Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Pencanangan Warga Peduli TBC, yang dilaksanakan dalam rangka momemtum Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, Tingkat Kota Jambi Tahun 2019, yang dipusatkan di RT 16 Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura (4/4/2019).
Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Pencanangan Warga Peduli TBC, yang dilaksanakan dalam rangka momemtum Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, Tingkat Kota Jambi Tahun 2019, yang dipusatkan di RT 16 Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura (4/4/2019). (ist)

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Kota Jambi dr. Ida Yuliati menyampaikan bahwa peringatan Hari TBC sedunia tahun 2019 ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengusung tema "Saatnya Indonesia bebas TBC mulai dari saya", yang merupakan sebuah semangat memerangi penyebaran penyakit yang dimulai dari lingkup terkecil yaitu diri sendiri dari setiap orang untuk memeriksakan diri sendiri, bila menunjukkan gejala penyakit tuberkulosis.

"Di Indonesia diperkirakan ada sekitar 842.000 kasus baru tuberkulosis pertahun. Dari jumlah tersebut, baru setengah yang ditemukan dan diobati."

"Pemerintah telah mengupayakan terobosan dengan gerakan "Temukan Tuberkolosis Obati Sampai Sembuh atau TOSS-TB dalam mewujudkan eliminasi tuberkolosis sebelum tahun 2030," jelasnya.

Dari data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi, penemuan kasus TBC pada tahun 2018 di Kota Jambi berjumlah sebanyak 1.531 penderita atau sebesar 42,60% dari target insiden TBC tahun 2018 (3.594 penderita). Ini termasuk kategori rendah, yang artinya masih lebih dari 50% penderita TBC belum ditemukan dan mempunyai dampak penularan kepada masyarakat yang cukup besar. Kondisi ini tentunya wajib diwaspadai dan akan dilakukan tindakan pencegahan, agar tidak memberikan dampak negatif yang lebih luas.

Pada kesempatan itu Wawako Maulana secara simbolis memasangkan rompi kepada Kader TBC. Inovasi ini diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi, dengan merekrut relawan sebanyak 2 sampai 5 orang untuk setiap kelurahan, dalam rangka mengedukasi masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit TBC di Kota Jambi. (*)

TONTON VIDEO: Rawan Tumbang, Waspada Pohon Tinggi di Tengah Kota Jambi

IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved