Kisah Militer

Tak Cuma Tajam Mengiris, Ini Sebenarnya Kemampuan Mematikan Dari Pisau Komando Milik Kopassus

Tidak seperti pisau pada umumnya, pisau Fairbairn & Sykes dibuat bukan untuk mengiris, melainkan menusuk.

Tak Cuma Tajam Mengiris, Ini Sebenarnya Kemampuan Mematikan Dari Pisau Komando Milik Kopassus
montase berbagai sumber
Kopassus (kanan), di tahun 1964 pernah terlibat perang langsung menghadapi pasukan elit Inggris, SAS di belantara Kalimantan. 

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tak diragukan lagi kemampuannya dalam bertempur.

Kopassus memiliki sejarah panjang di berbagai operasi militer baik itu pertempuran, operasi intelejen dan penyusupan pasukan.

Kopassus juga merupakan pasukan elite TNI AD yang ahli dalam perang gerilya.

Perang yang bakal menguras energi dan kekuatan lawan.

Satu diantara kisah keberhasilan Kopassus dalam operasi militer yakni saat operasi di daerah Kalimantan menumpas para pemberontak.

AM Hendropriyono dan Kopassus
AM Hendropriyono dan Kopassus (Kolase/TribunJambi.com)

Kisah operasi militer ini ditulis Jenderal (Purn) AM Hendropriyono yang juga pernah menyandang sebagai prajurit baret merah.

Hendropriyono menuliskan dalam bukunya yang berjudul Operasi Sandi Yudha, Menumpas Gerakan Klandestin yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas tahun 2013.

Hendropriyono yang memimpin Kopasandha yang sekarang bernama Kopassus sekitar tahun 1968-1974 diterjunkan untuk menumpas gerombolan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku).

Berbeda dengan pasukan reguler, prajurit Halilintar Prayudha Kopasandha hanya berbekal pisau komando serta handy talky (HT).

Baca: Rincian Tarif Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi yang Akan Diterapkan, Bisa Dilewati Saat Mudik

Baca: Fakta Mayat Terpotong Pria Ganteng Asal Garut Dalam Koper, Budi Hartanto Sempat Bergurau di WA

Baca: USAI Bercinta dengan Atasan, Polwan Ini Histeris Temukan Anaknya Sekarat Terkurung di Mobil Patroli

Baca: Sebelum Pinjam Uang di Aplikasi Online, Pertimbangkan 3 Hal Berikut Agar Tidak Merugi

Pasukan yang berjumlah 11 prajurit itu ditugaskan untuk meringkus Sekretaris Wilayah III Mempawah Siauw Ah San.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved