Kisah Militer RI

Ketika Pasukan Hizbullah Nurut Perintah Anggota Kopassus di Lebanon, Minta Buruannya Diserahkan

Ketika Pasukan Hizbullah Nurut Perintah Anggota Kopassus di Lebanon, Minta Buruannya Diserahkan

Ketika Pasukan Hizbullah Nurut Perintah Anggota Kopassus di Lebanon, Minta Buruannya Diserahkan
Garuda Militer
Pasukan Perdamaian dari Indonesia 

Kisah prajurit Kopassus selamatkan tentara Spanyol terjadi saat pasukan baret merah ini tengah dikirim sebagai pasukan perdamaian PBB.

Cerita prajurit Kopassus selamatkan tentara Spanyol ini tertulis dalam buku "Kopassus Untuk Indonesia" karya Iwan Santosa dan E.A Kertanegara.

Kopassus
Kopassus 

Berawal saat tim pengintai Spanyol sedang melakukan patroli rutin.

Pasukan Spanyol yang terdiri dari 10 panser dan 60 prajurit patroli itu mengambil dokumentasi kabel dalam saluran air, yang dicurigai sebagai kabel komunikasi milik Hizbullah.

Namun, aksi para tentara Spanyol tersebut itu kepergok oleh pasukan Hizbullah, ya mereka merupakan pasukan 'berbahaya' yang melindungi Palestina.

Mereka tak tinggal diam, pasukan Hizbullah mengerahkan 10 motor trail dan mobil bersenjata AK-47 serta anti Tank/ RPG untuk mengejar pasukan Spanyol tersebut.

Baca Juga:

Lama Bungkam, Gading Marten pun Ungkap Penyebab Perceraiannya dengan Gisel ke Melaney Ricardo

Pemerintah Ingkar Beri Lahan, Kini Pemukiman Warga Tebing Jaya Justru Diserobot Pengusaha Sawit

MKI fest 2019 Akan Berlangsung April Ini di Gramedia Jambi, Ada Lomba Tahsin untuk Anak-anak

Andik Vermansah Menangis Tersedu-sedu di Depan Ribuan Bonek Usai Persebaya vs Madura United

Diburu oleh salah satu kelompok paramiliter paling tangguh di dunia, pasukan Spanyol lari ke pos tentara Lebanon, yang kebetulan ada prajurit Kopassus di sana.

Para tentara Spanyol itupun meminta bantuan kepada prajurit Kopassus yang saat itu tergabung dalam pasukan perdamaian PBB.

Pasukan Spanyol itupun diamankan di wilayah pos PBB.

Kemudian Dansatgas pasukan Indonesia memerintahkan seorang perwira untuk bertemu dengan tokoh Hizbullah.

Perwira tersebut diminta untuk berdialog dan menjernihkan suasana agar tak terjadi baku tembak.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved