Berita Internasional

Brunei Darusalam Berlakukan Hukuman Rajam Sampai Mati Bagi Gay, Kaum Gay Mulai Pindah Negara

Pemerintah Brunei Darusalam memberlakukan hukuman rajam hingga mati bagi gay atau homoseksual.

Brunei Darusalam Berlakukan Hukuman Rajam Sampai Mati Bagi Gay, Kaum Gay Mulai Pindah Negara
Ilustrasi(Shutterstock) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Brunei Darusalam memberlakukan hukuman rajam sampai mati bagi Gay atau Homoseksual.

Hukuman rajam sampai mati ini diberlakukan di Brunei Darusalam sebagai upaya menegakan Hukum Syariah.

Hukuman rajam sampai mati ini diberlakukan bagi Homoseksual, sementara bagi kejahatan lain juga ada hukuman berat yang menanti.

Dalam pidato resminya pada Rabu (3/4), Sultan Hassanal Bolkiah, menyerukan ajaran Islam yang "lebih kuat".

"Saya ingin melihat ajaran Islam di negara ini bertumbuh semakin kuat," kata Sultan Hassanal Bolkiah sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Penerapan hukuman ini membuat komunitas gay di Brunei Darusalam merasa ketakutan.

"Saya bangun tidur dan menyadari bahwa tetangga saya, keluarga saya, hingga ibu-ibu renta penjual udang goreng di pinggir jalan itu tidak menganggap saya sebagai manusia dan setuju dengan hukuman rajam," kata seorang pria gay asal Brunei yang tidak ingin identitasnya diungkap, kepada BBC.

Berdasarkan aturan baru ini, seseorang akan dihukum dengan pasal mengenai hubungan seks homoseksual jika dia mengaku atau kedapatan berhubungan seks berdasarkan kesaksian empat orang.

Sebelum aturan ini berlaku, homoseksual dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Ini pertama kalinya hukum syariah Islam diterapkan di Brunei?

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved