TENTARA Wanita Kurdi Sisakan Satu Peluru di Senapan: Mengerikan, Ternyata Untuk Ini

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah pasukan yang seluruhnya beranggotakan para perempuan Kurdi Irak kini menjadi

TENTARA Wanita Kurdi Sisakan Satu Peluru di Senapan: Mengerikan,  Ternyata Untuk Ini
thetimes.co.uk
Joanna si sniper cantik 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah pasukan yang seluruhnya beranggotakan para perempuan Kurdi Irak kini menjadi salah satu pasukan yang paling ditakuti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Selain takut dengan kemampuan dan keberanian para perempuan Kurdi itu, para anggota ISIS sangat takut mati di tangan para prajurit perempuan itu.

Sebab, mereka yakin jika mati di tangan perempuan, arwah mereka tidak akan diterima di surga.

Pasukan yang ditakuti ISIS itu adalah Batalyon ke-2 yang berbasis di kota Sulaymaniyah, Kurdistan.

Pasukan ini beranggotakan 500 orang perempuan di bawah komando Kolonel Nahida Ahmad Rashid (49).

Meski pasukannya sangat ditakuti ISIS, Kolonel Nahida memperingatkan para prajuritnya agar jangan sampai tertangkap ISIS atau yang di Timur Tengah disebut dengan nama Daesh.

Sebab, jika para prajurit perempuan itu tertangkap, para anggota ISIS akan menyiksa, memerkosa sebelum akhirnya membunuh mereka.

Karena itu, para prajurit perempuan Kurdi itu selalu menyisakan satu peluru di senapan mereka untuk melakukan bunuh diri dalam kondisi sangat terpaksa.

Beberapa waktu lalu, ISIS pernah mengklaim telah memenggal Rehana, seorang prajurit perempuan Kurdi, setelah menangkapnya dalam sebuah pertempuran di Suriah.

Rehana, yang kabarnya telah membunuh 100 orang anggota ISIS itu, menjadi terkenal setelah fotonya sedang tersenyum dan membuat tanda kemenangan dengan jarinya menyebar di internet.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved