Caleg PSI Dipecat Karena Tersangkut Kasus Hukum, Ternyata Ini Penyebabnya, untuk Berjudi

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan langsung memecat Sudar (45) calegnya yang kini tersangkut kasus hukum.

Caleg PSI Dipecat Karena Tersangkut Kasus Hukum, Ternyata Ini Penyebabnya, untuk Berjudi
IST
Sudar (45) Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dapil 1 Kabupaten Landak, terseret kasus hukum 

Caleg PSI Dipecat Karena Tersangkut Kasus Hukum, Ternyata Ini Penyebabnya, untuk Berjudi

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan langsung memecat Sudar (45) calegnya yang kini tersangkut kasus hukum penggelapan uang milik anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Gagas Batuah sebesar Rp 812 juta yang dia pakai untuk berjudi.

Sudar merupakan Caleg PSI Dapil 1 Kabupaten Landak, karena perbuatannya dia kini dipolisikan.

"PSI dengan cepat mengambil tindakan, yaitu melakukan pemecatan, tanpa harus menunggu pengunduran diri dari caleg bersangkutan dan menunggu putusan pengadilan," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI, Satia Chandra Wiguna di Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Baca: Penelitian Terbaru Sebut Pria Usia Muda Makin Jarang Lakukan Hubungan Intim, Penyebabnya Tekonologi

Baca: CPNS di Muarojambi Ditekankan Menguasai IT

Baca: Dana Desa se Batanghari Tak Cair karena  Tidak Satupun Desa yang Punya APBDes

 Dia mengatakan pihaknya segera menyurati KPUD Kabupaten Landak, Kalimantan Barat untuk mencoret nama Sudar, caleg DPRD Landak Dapil 1 Nomor urut 5, dari Daftar Calon Tetap (DCT) dan kertas suara.

Wasekjen DPP PSI itu juga mengklarifikasi mengapa nama yang bersangkutan bisa lolos dan masuk dalam DCT.

Awalnya ketika PSI melakukan perekrutan caleg secara terbuka, mereka tidak mendapati ada laporan dari masyarakat bahwa caleg yang bersangkutan terjerat kasus hukum.

Hal sama juga terjadi ketika PSI menyetor nama caleg tersebut ke KPU. Tak ada keberatan ataupun laporan soal riwayat kasus hukum yang bersangkutan.

Kemudian ketika KPU mempublikasi ke publik untuk mendapatkan masukan soal informasi calegnya yang terlibat kasus hukum, hasilnya pun nihil. Maka dari itu, nama yang bersangkutan telah ditetapkan dan masuk dalam DCT.

Baca: Jangan Asal Minum Obat, Ini Dia Bedanya antara Flu dan Pilek, Lakukan Perawatan yang Tepat

Baca: 5 Parpol Tak Bisa Ikut Pemilu 2019 di Jambi, Gara-garanya Tak Laporkan Dana Awal Kampanye

"Ketika tidak aduan, maka dilanjutkan kepada penetapan DCT," jelasnya.

Mencegah kejadian serupa kembali terjadi di sisa 14 hari jelang waktu pencoblosan, Satia mengajak seluruh elemen masyarakat agar mengawasi dan melaporkan jika ada kader PSI yang bertindak tidak sesuai hukum dan nilai-nilai kepartaian partai pimpinan Grace Natalie itu. PSI akan segera menindaknya dengan tegas.

"Jika ada yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai PSI, kami akan lakukan tindakan-tindakan tegas," ujarnya. (*)

Baca: BOLEH Bersenang-senang, Tapi Dilarang Mencium: Ketatnya Aturan dan Persaingan Prostitusi di Jepang

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul PSI Pecat Kadernya yang Menggelapkan Uang Koperasi untuk Berjudi, http://solo.tribunnews.com/2019/04/03/psi-pecat-kadernya-yang-menggelapkan-uang-koperasi-untuk-berjudi.

Editor: Fachri Sakti Nugroho

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved