Belasan Tahun Jalan di Kecamatan Gunung Raya Jambi Rusak Parah, Warga Empat Desa Desak Ada Perbaikan

Sudah belasan tahun ruas jalan yang menghubungkan Desa Masgo dengan Desa Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci rusak parah.

Belasan Tahun Jalan di Kecamatan Gunung Raya Jambi Rusak Parah, Warga Empat Desa Desak Ada Perbaikan
Tribunjambi/Heru
Belasan tahun ruas jalan yang menghubungkan Desa Masgo dengan Desa Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci rusak tak kunjung ada perbaikan. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sudah belasan tahun ruas jalan yang menghubungkan Desa Masgo dengan Desa Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci rusak parah. Namun sampai saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Daerah.

Pantauan di lapangan, sepanjang jalan terlihat lubang yang mengangga, bahkan nyaris tidak terlihat lagi jalan yang beraspal. Terlebih saat musim hujan, kondisi jalan Masgo-Selampaung seperti kubangan kerbau .

Jika kurang hati-hati, pengguna jalan bisa jatuh, terutama di musim hujan. Pasalnya, lubang yang terlalu besar sudah terisi air. Sehingga, sulit untuk mengeluarkan hasil bumi dari Gunung Raya.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama perekonomian untuk warga Desa Sungai Hangat, Perikan Tengah, Masgo dan Selampaung.

Baca: Dinas Kesehatan Batanghari Akui Kekurangan Tenaga Kesehatan, Hanya Satu Puskemas yang Penuhi Standar

Baca: Diperiksa KPK di Polda Jambi, Dodi Irawan Pilih Bungkam, Tanya ke Penyidik Saja

Baca: Belasan Pejabat di Tanjab Barat Terancam Sanksi Berat, Gara-gara Belum Lapor Harta Kekayaan ke KPK

Baca: Terungkap, Pelaku Korupsi SMK Bagimu Negeri di Jambi Buat Stempel Palsu, Negara Rugi Rp1,1 Miliar

Baca: Immadudin Akui Diperiksa KPK Bersama Pejabat Jambi, Soal Korusi APBD Provinsi Tahun 2017 dan 2018

Khusni, warga Selampaung mengatakan bahwa kondisi ini sudah cukup lama berlangsung. Dia juga menyesalkan, saat ada hajatan pemilihan selalu dijanjikan akan perbaikan jalan. Namun, kenyataannya tidak ada realisasinya.

“Jika dana APBD Provinsi Jambi tidak diperuntukkan bagi jalan ini, Pemkab Kerinci bisa menganggarkannya. Jangan hanya berjanji saat berkampanye saja,” sebut dia.

Dijelaskannya, bahwa ribuan warga Desa Masgo dan Selampaung menggantungkan hidup pada hasil pertanian. Baik kopi, maupun kulit manis.

"Kehidupun masyarakat adalah petani, kawasan ini adalah pertanian alternatif yang bisa mengantikan Kayu Aro, sebagai kawasan subur," ungkapnya.

Bila memperhatikan perkembangan masa datang, Masgo dan Selampaung bisa menjadi kawasan yang hidup. Bila pemerintah dengan anggota dewan baik Jambi, maupun Kerinci memperjuangkan jalan alternatif Lempur Merangin yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer.

"Dengan dibuka jalan di kawasan Masgo dan Merangin, memperpendek jarak tempuh dalam memasarkan hasil pertanian-Gunung raya-Kerinci, dari Masgo menuju Nilo Dingin Bangko hanya 21 kilometer," bebernya.

Hal senada juga dikatakan, Redi, salah seorang warga Desa Sungai Hangat. Pengakuan dia, kondisi jalan di desanya sangat parah. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah segera memperbaikinya.

“Saya juga heran, banyak pejabat Kerinci yang memiliki lahan perkebunan di daerah kami, bahkan sampai ke Selampaung, mereka juga melewati jalan ini, masa tidak merasakan tahu kondisi jalan ini,” beber Redi.

Baca: Kembangkan Kopi Liberika di Daerah Rawa, Pemkab Tanjab Timur Mulai Kenalkan Kopi Liberica Zabak

Baca: Sebentar Lagi Kopi di Sarolangun Jambi Panen Raya, Pembinaan Minim Banyak Petani Tak Bisa Olah Kopi

Baca: Begini Kronologi Penangkapan Tiga Pengedar Sabu untuk Supir Truk di Jambi, Satu Bandar Asal Sumsel

Baca: Harga Cabai dan Daging Ayam di Pasar Angso Duo Jambi Hari Ini Turun

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved