BLK Tanjab Timur Buka Pelatihan Teknisi Listrik dan Mekanik Gratis, Dapat Sertifikat & Uang Saku

UPTD BLK Tanjab Timur, Tahun ini melaksanakan pelatihan dua paket jurusan terdiri dari kelistrikan dan mekanik.

BLK Tanjab Timur Buka Pelatihan Teknisi Listrik dan Mekanik Gratis, Dapat Sertifikat & Uang Saku
Tribunjambi/Abdul Usman
Sekretaris Nakertrans Tanjab Timur, Junaidi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjab Timur, tahun ini melaksanakan pelatihan dua paket jurusan terdiri dari kelistrikan dan mekanik.

Untuk tahun 2019 UPTD BLK Tanjab Timur, mendapat 30 paket bantuan program pelatihan dari pusat. Dimana dari 30 paket tersebut beragam mulai dari las, jahit, komputer dan khusus kejuruan. Jumlah tersebut terbilang meningkat jika dibanding tahun lalu yang hanya 20 paket.

“Diprioritaskan kalangan kurang mampu, dengan catatan harus melalui pendaftaran rekomendasi camat dan pemerintah setempat,” ujar Sekretaris Nakertrans Junaidi kepada Tribunjambi.com.

Baca: Kenaikan Tarif PDAM Tirta Mayang, Warga Kota Jambi Ajukan Uji Materiil ke Mahkamah Agung

Baca: PAD Kota Sungai Penuh Rp 44 Miliar, Wali Kota Minta Masyarakat Sadar Bayar Pajak

Baca: 243 Peserta CPNS di Batanghari Terima SK CPNS, Ini Besaran Gaji yang Akan Mereka Terima

Baca: TNI Bersama Damkar Patroli di Kebun Warga di Gunung Raya Kerinci, Apa yang Dicari?

Dikatakan pula, selain pelatihan para peserta tersebut juga mendapatkan bekal tambahan selama mereka menjalankan pelatihan di BLK tersebut. Di antaranya mereka mendapatkan sertifikat, uang saku dan makan serta mes.

Katanya, hampir setiap tahunnya ada peserta yang datang untuk mengikuti pelatihan mekanik ataupun kelistrikan. Selain itu dari kalangan ibu-ibu juga ada, terutama untuk keterampilan menjahit.

“Kendala kita saat ini masih belum memiliki mitra perusahaan untuk menyalurkan bagi mereka yang telah mengikuti  pelatihan tadi. Jadi setelah pelatihan mereka hanya mendapatkan bekal kemampuan dan berjuang untuk mencari kerja sendiri,” kata Junaidi.

Maunya ada respon dari perusahaan terkait pelatihan kita. Atau setiap perusahaan itu butuhnya apa, sehingga kita dapat menyiapkan tenaga tersebut sesuai standar dan kriteria mereka.

“Meski sudah kita coba ajukan ke perusahaan melalui sosialisasi, namun belum ada tindak lanjut mereka. Dalam hal ini tidak selesai di naker saja perlu sokongan dari dinas lainnya seperti perindag,” jelasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved