Kasus Pembunuhan

Pacar Dicekik Hingga Tewas Usai Berhubungan Badan, Mahasiswa Larikan Uang Janda Kaya Puluhan Juta

Seorang mahasiswa berinisial RFH berhubungan badan dengan pacarnya seorang janda Oon Saonah alias Ica, lalu mencekik hingga tewas di Hotel Daya Grand

Pacar Dicekik Hingga Tewas Usai Berhubungan Badan, Mahasiswa Larikan Uang Janda Kaya Puluhan Juta
TRIBUNJABAR
Polisi menggiring tersangka RFH pembunuhan terhadap janda kaya di Tasikmalaya 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang mahasiswa berinisial RFH berhubungan badan dengan pacarnya seorang janda 32 tahun Oon Saonah alias Ica, lalu mencekik kekasihnya itu hingga tewas, di Hotel Daya Grand, Kota Tasikmalaya.

RFH kabur dan meninggalkan pacarnya begitu saja di kamar hotel nomor 106 itu, setelah sebelumnya menggondol uang dan barang berharga milik korban.

Aksi pembunuhan yang dilakukannya pada Rabu 6 Maret 2019 itu akhirnya berhasil diungkap polisi, dan kini RFH sudah mendekam di penjara.

Baca: Info Terbaru Pembunuhan Calon Pendeta Cantik, Polisi Ungkap Penyebab Meninggalnya Melinda Zidemi

Baca: Misteri Pembunuhan Siti Zulaeha Mulai Tersingkap, Awalnya Ingin Curhat ke Dosen di UNM

Baca: Diduga Terjadi di Kanwil Kemenag Jawa Barat, Tarif Jadi Kepala Depag Rp 500 Juta, Provinsi Lain?

Baca: Melahirkan Sambil Melihat Tutorial Youtube, Seorang Wanita dan Bayinya Meninggal Dunia

RFH merupakan seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Tasikmalaya.

Ia terakhir kencan dengan Oon Saonah alias Ica di Hotel Daya Grand kamar nomor 106 yang berada di Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Di kamar hotel itu, pasangan yang beda usia 11 tahun itu berhubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Ica merupakan seorang janda dua orang anak yang selama ini kerap memberikan uang kepada pacarnya yang masih brondong berusia 22 tahun tersebut.

Pengakuan RFH, ia tega melakukan pembunuhan dengan cara mencekik leher pacarnya itu lantaran tidak diberi pinjaman uang oleh korban.

Warga Kampung Cihelang, Desa Singkir, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya itu mengaku kalap karena terlilit utang.

Di hadapan polisi dan wartawan, RFH mengaku telah kenal dan dekat dengan korban selama dua tahun terakhir.

Halaman
1234
Editor: suang
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved