Pilpres 2019

Kontroversi Golput, Mahfud MDTanggapi Soal Golput : Fatwa MUI Tak Bisa Dipaksakan Secara Hukum

Prof Mahfud MD angkat bicara soal pro kontra fatwa haram golongan putih (golput) yang makin kencang berhembus.

Instagram @mohmahfudmd
Prof Dr Mohammad Mahfud MD 

TRIBUNJAMBI.COM- Prof Mahfud MD angkat bicara soal pro kontra fatwa haram golongan putih (golput) yang makin kencang berhembus.

Fatwa tersebut disebut dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin, menyampaikan fatwa golput haram sudah diputuskan dalam ijtimak ulama pada 2014 di Padang Panjang, Sumatera Barat.

Menurut Ma'ruf, alasan MUI memunculkan fatwa itu agar setiap warga negara menggunakan hak pilihnya.

Ma'ruf yakin setiap warga negara pasti memiliki pilihan yang terbaik dalam pemilu nanti.

Baca: Sholawat Badar dan Artinya, Syair Pujian bagi Nabi dan Ahli Badar Ciptaan Ulama Indonesia

Baca: Soal Pakai Jas Adalah Budaya Eropa BPN Nizar Zahro Sebut Jokowi Kritik Dirinya Sendiri

Baca: KLARIFIKASI Panitia Acara soal Pernyataan Model Tiffani Ingin Jadi Istri Kedua Sandiaga Uno

Tangan Mahfud MD saat komentari Jokowi, Minggu (24/3/2019).
Tangan Mahfud MD saat komentari Jokowi, Minggu (24/3/2019). ((Capture vidio.com))

Dalam sebuah tayangan iNews TV, Mahfud lantas menyampaikan tanggapannya seputar pro kontra fatwa tersebut.

Ia lantas menganalogikan golput seperti menikah.

Menurutnya, di dalam Islam, ada kaidah yang mengatur persoalan haram atau tidak.

"Pada dasarnya semua urusan boleh saja haram atau tidak tergantung situasinya," buka Mahfud.

Menurutnya, pada dasarnya orang memiliki hak untuk menikah atau tidak.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved