FPI Kota Jambi Laporkan Masih Ada Aktivitas Prostitusi di Pucuk, Fasha: Buktikan, Jangan Hanya Lapor

Perwakilan FPI Kota Jambi, Hasyim mengatakan bahwa dirinya masih mendapati adanya aktivitas prostitusi di Payo Sigadung.

FPI Kota Jambi Laporkan Masih Ada Aktivitas Prostitusi di Pucuk, Fasha: Buktikan, Jangan Hanya Lapor
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi Sy Fasha mengimbau warga Kota Jambi terutama di daerah rawan banjir untuk membuat biopori. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Perwakilan FPI Kota Jambi, Hasyim mengatakan bahwa dirinya masih mendapati adanya aktivitas prostitusi di Payo Sigadung. 

"Ini gimana pengawasannya, katanya sudah ditutup," katanya.

Menanggapi kabar masih adanya aktivitas prostitusi di lokalisasi Payo Sigadung atau Pucuk, Kasatpol PP Kota Jambi Yan Ismar mengaku sudah sering razia ke wilayah itu. Namun saat ke sana, memang tidak ditemukan adanya aktivitas. Bahkan tandanya juga tidak ada.

"Apa ada yang bocorkan atau gimana saya kurang tahu," ujarnya, Kamis (28/3).

Yan Ismar mengatakan bahwa sebelum puasa, dirinya berjanji akan tetap melakukan monitoring. "Sebelum puasa kami akan pantau terus, nanti ada tim kita," katanya.

Baca: Kasus Narkoba Acai Bos Karaoke Hawai, Anggota Ditresnarkoba Polda Jambi Akui Temukan Sabu dan Bong

Baca: 10 Tahun Berkonflik, PT BBS Minta Waktu Tiga Bulan untuk Selesaikan Konflik Lahan di Muarojambi

Baca: Pura-pura Pinjam Buat Telpon, Reza Malah Jual HP Temannya untuk Beli Narkoba, Kini Dipenjara 2 Tahun

Baca: PT PLN Jambi Targetkan Gardu Induk di Tanjab Barat Beroperasi pada 2020

Sementara Walikota Jambi, Syarif Fasha dengan tegas meminta kejelasan kabar tersebut. Jika memang benar masih beraktivitas, Wali Kota Fasha meminta diberitahukan dimana bangunanya dan siapa mucikarinya.

"Tolong kalau yang melaporkan itu, tolong bangunannya yang mana dan siapa mucikarinya, jangan konon kabar konon kabarnya, bisa saja nanti disampaikan rumah si A rumah si B, saya minta data jelasnya, rumah siapa, fotonya mana, sampaikan kepada kami," katanya.

Selain itu, Walikota Fasha juga meminta bukti dokumentasinya, jika memang terindikasi, dirinya akan memanggil pemiliknya dan akan menyegel bangunannya.

"Jadi kalau ada terindikasi dokumentasi bukti videonya mana. Kami langsung panggil pemliknya dan kami segel. Jangan cuma lapor aja, buktinya dulu," tegas Fasha.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved