Akhirnya Muncul di Indonesia Lawyer Club (ILC), Rocky Gerung Langsung di Kritik Rhenald Kasali

Terjadi debat panas antara Rocky Gerung dengan Rhenald Kasali dalam mendefinisikan makna Hoax, selain itu juga mencari asal usul hoax.

Akhirnya Muncul di Indonesia Lawyer Club (ILC), Rocky Gerung Langsung di Kritik Rhenald Kasali
capture YouTube Indonesia Lawyers Club
Guru Besar UI, Rhenald Kasali tampak berselisih pendapat dengan Pengamat Politik Rocky Gerung terkait makna hoaks. 

TRIBUNJAMBI.COM- Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Di TV One membahas tentang hoax, Selasa (26/3/2019).

Terjadi debat panas antara Rocky Gerung dengan Rhenald Kasali dalam mendefinisikan makna Hoax, selain itu juga mencari asal usul hoax.

Debat ILC yang mengambil tema 'Tepatkah Hoax Dibasmi UU Anti Terorisme'?

Baca: Partai Golkar Harapkan Capres Jokowi Bahas Kenaikan Anggaran Pertahanan Pada Debat Pilpres 2019

Baca: Cawapres Sandiaga Uno Janji Bakal Turunkan Harga Tiket Pesawat, Masalahnya Pada Bahan Bakar Avtur

Baca: Soal Pakai Jas Adalah Budaya Eropa BPN Nizar Zahro Sebut Jokowi Kritik Dirinya Sendiri

Debat LC berlangsung panas ketika Rocky Gerung dan Rhenald Kasali saling berbantahan tentang hoax.

Pada Kesempatan itu, Rocky Gerung membantah penjelasan Rhenald Kasali tentang makna hoax.

 Rhenald Kasali, seorang Guru Besar Universitas Indonesia (UI) berdebat panas dengan pengamat politik, Rocky Gerung saat di acara Indonesia Lawyers Club ( ILC), Selasa (26/3.2019)

Debat Cerdas Soal Hoax, Rocky Gerung Vs Rhenald Kasali saling bantah di ILC TV One, Selasa (26-3-2019)
Debat Cerdas Soal Hoax, Rocky Gerung Vs Rhenald Kasali saling bantah di ILC TV One, Selasa (26-3-2019) (tangkapan layar youtube ILC)

Perdebatan itu terjadi saat Rhenald Kasali dan Rocky Gerung berdebat soal asal-usul hoax.

Baca: Ferdinand Hutahaean : Tema Debat Keempat Untungkan Prabowo dan Berefek Negatif bagi Jokowi

Baca: Sholawat Badar dan Artinya, Syair Pujian bagi Nabi dan Ahli Badar Ciptaan Ulama Indonesia

Baca: Sholawat Badar dan Artinya, Syair Pujian bagi Nabi dan Ahli Badar Ciptaan Ulama Indonesia

 
Awalnya, Rhenald Kasali mengatakan kalau dunia dari awal diciptakan dari kebohongan.

Rhenald Kasali mengatakan kalau hoax merupakan strategi iblis.

"Strategi iblis itu hoax itu, mau dipertahankan? coba bayangkan, kita belajar bagaimana Nabi Adam diusir (dari surga), diperintahkan dilarang makan buah khuldi, tapi iblis yang merasa lebih kuasa dari manusia kemudian membujuk dan membohongi adam sampai terusir," katanya.

Lanjutnya, Rhenald Kasali menjelaskan secara etimologi hoax dalam Bahasa Indonesianya berarti bohong.

Tapi, dalam kamus sains, hoax artinya kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat.

"Jada jangan (diartikan) itu alami, lucu-lucuan, itu ada tujuannya ko," terang Rhenald Kasali.

Rocky Gerung pun membantah penjelasan dari Rocky Gerung.

"Saya mau kasih keterangan dulu, sebab itu bisa salah arah yang diterangkan sodara Rhenald Kasali. Asal-usul kata hoax itu pertama kali muncul dalam ilmu pengetahuan ketika seorang profesor fisika namanya Alan sokal menulis sebuah artikel di majalah social text dengan nama samaran, lalu dipuji redakturnya tanpa tau itu adalah bohong," ucapnya.

Baca: Sholawat Badar dan Artinya, Syair Pujian bagi Nabi dan Ahli Badar Ciptaan Ulama Indonesia

Baca: Soal Pakai Jas Adalah Budaya Eropa BPN Nizar Zahro Sebut Jokowi Kritik Dirinya Sendiri

Baca: Pasangan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Akan Kampanye di GBK Pada 7 April

Ia melanjutkan, sebenarnyq fungsi hoax yang diterapkan Alan Sokal itu adalah untuk menguji apakah redaktur majalah tersebut mengkroscek kembali tulisannya.

"Nah (tujuan) yang sama kita ujikan pada kekuasaan. dan kekuasaan mereaksi negatif, artinya kekuasaan juga gak berpikir," ungkap Rocky Gerung.

jadi hfunsi hoaks alam sokal itu adlaha untuk menguji apakah redkatru apakaha redaktur majalah yg bergengsi itu punya otak atau enggak

Mendengar jawaban Rocky Gerung, Rhenald Kasali mengatakan kalau Rocky Gerung seharusnya memaca banyak buku terkait asal-usul hoax.

"Saya kira referensi tak cukup membaca satu, anda harus banyak membaca buku, harus banyak baca referensi. Dengan referensi tunggal itu lah jadinya seperti ini," ungkapnya.

Baca: Partai Golkar Harapkan Capres Jokowi Bahas Kenaikan Anggaran Pertahanan Pada Debat Pilpres 2019

Baca: Cawapres Sandiaga Uno Janji Bakal Turunkan Harga Tiket Pesawat, Masalahnya Pada Bahan Bakar Avtur

Baca: Meski Era Sudah Digital, Kenapa Pemilu Masih Mencoblos Alias Manual?, Begini Penjelasan Mahfud MD

Rocky Gerung pun kembali menimpali.

"Itu referensi paling dasar untuk mempelajari soal hoax," ucapnya.

Kemudian Rocky Gerung membeberkan soal asal-usul hoax versinya.

Pengamat Politik, Rocky Gerung (Repro YouTube Indonesia Lawyers Club TV One)
"hoax itu asal katanya adalah hocus, hocus itu artinya mengelabui, itu yang diambil dari kejadian para tukang sulap yang mengelabui mata orang lain," kata Rhenald Kasali.

"Itu etimologinya, fungsinya mengelabui orang dungu, karena itu yang terjadi," ucap Rocky Gerung membalas penjelasan Rhenald Kasali.

Rhenald Kasali pun kembali mengatakan kalau yang tertipu saat ini bukan orang dungu saja, tapi orang yang pandai dan ibadahnya baik pun bisa dikelabui.

Editor: andika arnoldy
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved