Tak Terima Dicoret dari DCT, 7 Caleg DPRD Sarolangun Ajukan Koreksi ke Bawaslu RI

Tujuh Caleg DPRD Sarolangun dicoret dari DCT oleh Bawaslu Sarolangun, tak terima mereka mangajukan koreksi ke Bawaslu RI.

Tak Terima Dicoret dari DCT, 7 Caleg DPRD Sarolangun Ajukan Koreksi ke Bawaslu RI
Tribunjambi/Wahyu
Sidang adjudikasi sengketa Pemilu 2019 yang sedang berlangsung di Bawaslu Sarolangun memasuki tahap akhir. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Pasca sidang putusan adjudikasi sengketa Pemilu 2019 di Bawaslu Sarolangun yang mencoret 7 caleg dari DCT, kini para caleg melaporkan gugatan koreksinya ke Bawaslu RI.

Koreksi itu diajukan 7 caleg, setelah putusan Bawaslu Sarolangun menyatakan menolak secara resmi gugatan mereka untuk dikembalikan lagi ke DCT.

Tujuh Caleg DPRD Kabupaten Sarolangun Pemilu 2019 ini, yakni Aang Purnama, Cik Marleni, M Syaihu, Jannatul Firdaus, Mulyadi, Azakil Azmi dan Hapis, lewat kuasa hukumnya akhirnya mengajukan koreksi ke Bawaslu RI, lewat Bawaslu Sarolangun.

Mudrika, Divisi hukum penindakan dan pelanggaran Bawaslu Sarolangun mengatakan bahwa keduanya telah mengajukan permohonan koreksi ke Bawaslu RI.

Baca: Menahun Irigasi di Desa Pondok Pulau Sangkar Rusak, Sawah Empat Desa di Kerinci Jambi Kekeringan

Baca: M Fauzi: Bupati Tanjab Barat Tak Perlu Kecewa

Baca: Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: Ada Selisih Rp100 Jutaan

Baca: Uang Pecahan Rp50 Ribu & Rp100 Ribu di Celengan Warga, Hilang Misterius, Ada yang Bilang Ulah Tuyul

“Ya kedua kuasa hukum baik dari para pemohon yang lima dan juga kuasa hukum dari dua pemohon sudah resmi memasuki permohonan koreksi,” kata Mudrika, yang bertindak sebagai majelis hakim sidang adjudikasi

Katanya, Berkas untuk pemohon Cik Marleni dan Aang Purnama yang diantarkan oleh kuasa hukumnya Erik Abdullah diterima sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian disusul oleh kuasa hukum kelima pemohon yang lain yakni Samaratul Fuad dan diterima sekitar pukul 13.00 WIB pada Selasa (26/3) lalu.

Koreksi para pihak sudah diterima secara resmi dan sudah langsung kami teruskan melalui email Banwaslu RI dan dokumennya langsung antar ke Bawaslu RI di Jakarta.

"Siang ini baru sampai di Jakarta," jelas mudrika, Rabu (27/3).

Diperkirakan hasil dari koreksi ini jelas Mudrika pada Kamis (27/3) sudah diputuskan oleh Bawaslu RI karena ini sifatnya penting dan mengingat sisa waktu pemilu yang tak lama lagi.

“Keputusan paling lambat Kamis sudah diputuskan Bawaslu RI namun salinan keputusan putusannya sampai di Sarolangun itu kami belum tahu pasti,” ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved