Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: 'Ada Selisih Rp100 Jutaan'

Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: 'Ada Selisih Rp100 Jutaan'

Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: 'Ada Selisih Rp100 Jutaan'
Tribunjambi/Jaka HB
Sidang perkara dugaan korupsi pembangunan unit sekolah SMK Lukman AL Hakim, Tanjab Barat. JPU menghadirkan saksi ahli dari BPKP Jambi 

Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: 'Ada Selisih Rp100 Jutaan'

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang dugaan korupsi perkara SMK Lukman Al Hakim, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dengan terdakwa Sumono, Kepala Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Rabu (27/3/2019) menghadirkan saksi ahli dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jambi.

"Pengguna anggaran yang bertanggungjawab penuh atas laporan pertanggungjawaban," kata Imam Surono, saksi ahli yang dihadirkan, di persidangan.

Baca: 7 Saksi Dihadirkan untuk Ungkap Dugaan Korupsi SMK Lukman Al Hakim Tanjab Barat

Baca: Kopassus Makan Daging Ular di Depan Sultan Kaya Raya Brunei Darussalam, Jokowi Sampai Tak Mau Lihat

Baca: VIDEO: Nyanyikan Lagu Untuk Ani Yudhoyono, SBY Terharu, Sebut Rhoma Irama Sahabatku

Menurut Imam, yang seharusnya dipertanggungjawabkan ada Rp2,7 miliar. Tapi, dalam pertanggungjawabannya ada Rp2,6 miliar.

Sementara itu, Silvi Muliani Lestari, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan kepada saksi ahli soal selisih dan apa saja yang menjadi pembayaran dalam selisih tersebut.

"Ada Rp50.123.500 untuk meubeller dan alat praktik sekitar Rp55 juta. Keterangan saya berdasarkan data yang kita terima. Ada timnya," bilang Imam.

Baca: MotoGP Argentina 2019 - Ternyata Marc Marquez Bermimpi Bisa Seperti Valentino Rossi

Baca: Adegan di Dalam Mobil, Sebelum Wahyu Membunuh Siti Zulaeha, Tamparan Singgung Harga Diri Dosen

Baca: Review HP Huawei P30 Meluncur Hari Ini, Berikut Spesifikasi dan Harganya, Kamera Depan 32 Mp

Sebelumnya diketahui, Sumono Kepala Sekolah SMK Lukman Al Hakim, diduga melakukan korupsi pembangunan unit sekolah. Dugaan korupsi ini menyebabkan kerugian megara Rp 388 juta.

Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah SMK Lukman Al Hakim, Saksi Ahli BPKP: 'Ada Selisih Rp100 Jutaan' (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved