Detik-detik Preman Besar Jakarta, Hercules Ngamuk ke Wartawan & Polisi di Ruang Sidang, Ini Videonya

Detik-detik Preman Besar Jakarta, Hercules Ngamuk ke Wartawan & Polisi di Ruang Sidang, Ini Videonya

Detik-detik Preman Besar Jakarta, Hercules Ngamuk ke Wartawan & Polisi di Ruang Sidang, Ini Videonya
Warta Kota/Adhy Kelana
Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang perdana dengan terdakwa Hercules Rosario Marshal, Rabu (16/1). 

Detik-detik Preman Besar Jakarta, Hercules Ngamuk ke Wartawan & Polisi di Ruang Sidang, Ini Videonya

TRIBUNJAMBI.COM - Preman besar Jakarta Hercules Rosario Marshal, yang menjadi terdakwa menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/3).

Namun ada yang berbeda dari persidangan lainnya. Hercules sempat membuat heboh lokasi persidangan karena marah ke wartawan yang meliput.
Meski sempat mengamuk saat turun dari mobil tahanan, dia kembali mengusir polisi yang berjaga di dalam ruang sidang.

Ketika itu Hercules dengan mengenakan pakaian serba hitam dan peci hitam memasuki ruang sidang utama, dalam kesempatan itu petugas Kepolisian juga berjaga di dalam ruang sidang.

Baca Juga:

Entaskan Penduduk dari Kemiskinan, Pemkab Muarojambi dan Baznas Prioritaskan Program Bedah Rumah

Hercules Mengamuk Jelang Vonis, Pernah Berjuang Bantu Kopassus Hingga Cacat Demi Keutuhan NKRI

Terungkap, Pendeta Melinda Sempat Dicegah Berangkat oleh Warga, Sampai Bikin Anak-anak Menangis

WANITA Bersuami Ini Nekat Bakar Kemaluan Bocah 13 Tahun: Ternyata Dipicu Ajakan Mesum Ditolak

"Apaan apaan ini, kayak kasus teroris saja, keluar keluar," teriak Hercules didalam ruang sidang, Rabu (27/3/2019).

Namun Ketua Hakim pun langsung berupaya mengingatkan Hercules bahwa ini ada didalam ruang sidang.

Selain itu kuasa hukum terdakwa pun juga berupaya menenangkan Hercules.

Selanjutnya petugas kepolisian pun langsung keluar dari ruang sidang.

Diketahui bahwa Hercules terganjal kasus penguasaan lahan dan pengerusakan kantor milik ‎PT Nila Alam di Jakarta Barat.

Atas kasus itu pun Jaksa Penuntut Umum pun menuntut terdakwa 3 tahun penjara.

‎Menurut JPU, Hercules dianggap melanggar Pasal ‎170 ayat (1) juncto Pasal 55 ayat ke (1) KUHP yakni melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan terang-terang dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap barang.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved