Jadi Kurir Sabu 7 Kg, Rohim Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara

Rohim pasrah dan menerima putusan penjara 15 tahun yang dibacakan ketua majelis hakim Arfan Yani, pada Selasa (26/3).

Jadi Kurir Sabu 7 Kg, Rohim Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara
Tribunjambi/jaka HB
Rohim pasrah dan menerima putusan penjara 15 tahun. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rohim pasrah dan menerima putusan penjara 15 tahun yang dibacakan ketua majelis hakim Arfan Yani, pada Selasa (26/3).

Sebelumnya diketahui Rohim menerima telpon dari rekannya bernama Asnadi pada 10 September 2018. Dia ditawari kerja untuk membawa sabu-sabu yang disembunyikan dalam ban serap mobil. Asnadi kemudian meminta nomor rekening Rohim untuk transfer bayaran.

Pada tanggal 11 September 2018 pagi Rohim kemudian dihubungi lagi dan menyuruhnya ke Kisaran daerah Medan untuk mengambil sabu-sabu. Asnadi bilang kalau sudah sampai Kisaran berhenti di rumah makan Prima, Asnadi menunggu di sana.

Baca: Bangunan di Atas Drainase Tak Juga Dibongkar, Pemkot Jambi Ancam Bongkar Paksa

Baca: BPPRD Kota Jambi Serahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PBB Tahun 2019

Baca: Dukung Diseminasi Program PINTAR, Dinas Pendidikan di Jambi Naikkan Anggaran Hingga Ratusan Juta

Baca: VIDEO: Atta Halilintar Tantang Pria yang Sebut Dirinya Beli Subscriber, Ajak Ketemu di Kantor Polisi

Selanjutnya pada Rabu 12 September 2018 Rohim bertemu Asnadi di rumah makan Prima. Asnadi mengarahkan Rohim ke tempat yang punya sabu. Pertemuan dilanjutkan pada sebuah warung kopi. Di warung kopi itu Rohim bertemu kawan Asnadi yang membawa ban mobi berisikan sabu-sabu.

Rohim kemudian menerima ban itu dan memasukkannya dalam bak bagian belakang sebuah mobil carry pick up. Asnadi kemudian menyuruh Rohim berangkat duluan.

Pada tanggal 13 September 2018 Rohim pulang ke Jambi. Namun sesampainya di daerah Labuhan Batu Rohim memberikan ban serep itu pada Asnadi. Lantas malamnya pukul 23.00 WIB Rohim berangkat pulang ke Jambi.

Malang tak dapat ditolak Rohim ketika melewati Polres Muarajambi. Mobilnya digeledah dan menemukan beberapa barang bukti. Seperti 8 bungkus besar narkotika. Semuanya dibawa ke Polda Jambi. Namun untuk sampel diambil 1,47 gram dari 7.760 gram.

Rohim dijerat UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca: 700 Pemilih di Batanghari Ajukan Pindah Pilih ke Luar, Warga Muara Bulian Terbanyak, Ini Alasannya

Baca: 196 Ribu Surat Suara Dikirim, KPU Batanghari Sebut Kekurangan 2.000 Surat Suara untuk Pilpres

Baca: RSJ Jambi Siap Tampung Caleg Stres Pasca Pemilu 2019 Mendatang

Baca: 5.000 Pelanggan PLN di Muara Bulian Jambi Nunggak Bayar Tagihan, Tunggakan Sampai Rp 300 Juta

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved