Bupati Merangin Serahkan 247 SK CPNS, Ini Pesan Al Haris Agar Jadi PNS yang Baik

Bupati Merangin H Al Haris menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan CPNS pada 247 orang.

Bupati Merangin Serahkan 247 SK CPNS, Ini Pesan Al Haris Agar Jadi PNS yang Baik
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Bupati Merangin Al Haris sebut ada perombakan pejabat 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -Bupati Merangin H Al Haris menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), formasi 2018 di lingkup Pemkab Merangin kepada sebanyak 247 orang.

Pada cara yang berlangsung di halaman samping Kantor Bupati Merangin itu, bupati berpesan setelah diterimanya SK CPNS tersebut, jadilah aparatur yang handal, jangan korupsi, jangan bekerja tidak benar dan jangan sekali-kali jadi pecandu narkoba.

‘’Sudah banyak aparatur kita yang diberhentikan dari PNS dengan barbagai kasus, mulai dari korupsi, narkoba dan kasus lainnya. Untuk itu kesempatan menjadi PNS ini jangan disia-siakan,’’ ujar Bupati, (25/3).

Baca: Polisi Temukan Bercak Darah dan Pecahan Kendaraan, Dian Meninggal Kecelakaan, Penabrak Larikan Diri

Baca: Korupsi Jaringan Irigasi Kayu Aro Kerinci, di Pengadilan Lukman Beberkan Penyebab Negara Rugi Rp 1 M

Baca: Transaksi Pembelian UKA di Jambi Meningkat Hingga Rp 3,60 Miliar, Hal Ini yang Jadi Penyebabnya

Baca: Sepeda Rp 11 Juta di Pasar Dicuri, Warga Ulu Gedong Jambi Diciduk Polisi

Baca: Pembayaran Biaya Ibdah Haji Jadi Lebih Mudah di Bank Syariah Mandiri dengan Layanan e-Channel

Sebagaimana diketahui lanjut bupati, untuk menjadi seorang PNS itu sangat sulit. Banyak orang kaya tapi anak-anaknya tidak satupun yang menjadi PNS, tapi banyak orang yang hidupnya miskin malah menjadi PNS.

‘’Semua itu sudah kehendak Allah. Manfaatkan dengan baik amanah yang diberikan. Saya menjadi PNS pada 1992 dengan pangkat pertama II.b. Alhamdulillah saat berhenti jadi PNS karena pencalonan bupati pangkat terakhir IV.c,’’ terang Bupati.

Dalam menjalankan tugas pinta bupati, jangan mudah terprofokasi. Baru setahun atau dua tahun menjalankan tugas, sudah mulai minta pindah ke tempat baru, sehingga dalam menjalankan tugasnya itu tidak konsentrasi.

‘’Saya tidak akan memberikan surat pindah tugas, sebelum adik-adik sekalian mantap di tempat tugasnya. Tugas dimana saja itu, sangat indah bila kita hayati. Orang-orang yang baru kita kenal akan menjadi orang yang lebih dari saudara,’’ jelas Bupati.

Untuk itu bupati minta kepada para penerima SK CPNS, untuk mewakafkan dan hibahkan diri untuk masyarakat. Putihkan dan niatkan diri untuk bangsa, negara, keluarga, orang tua dan anak-anak.

‘’Hari ini menjadi hari tonggak bersejarah bagi adik-adik sekalian penerima SK CPNS dan hari pertama menjadi abdi negara dan abdi masyarakat. Bekerjalah sungguh-sungguh karena adik-adik sekalian tonggak pembangunan,’’ tegas Bupati.

Baca: Kurangi Angka Kecelakaan, Dishub Muarojambi Akan Siagakan Petugas di Jalan Sungai Duren

Baca: Bangunan di Atas Drainase Tak Juga Dibongkar, Pemkot Jambi Ancam Bongkar Paksa

Baca: Jadi Kurir Sabu 7 Kg, Rohim Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara

Baca: Bantuan Rumah Nelayan Miskin, Camat Sabak Timur Mengaku Tak Tahu Jumlahnya

Sekedar diketahui, sebenarnya penerima SK CPNS tersebut sebanyak 248 orang. Namun, satu orang atas nama Januarita, setelah lulus tes CPNS meninggal dunia.

Januarita Ritia Ningsih meninggal dunia saat melahirkan si ‘buah hatinya’ di rumah sakit Muara Bungo. Anaknya lahir dengan selamat, sementara ibunya yang seharusnya menerima SK CPNS, meninggal dunia.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved