Berita Seleb

Artis VA Minta Tambah Jadi Rp 35 Juta, Ini yang Bikin Spesial di Layanan Prostitusi Online

Mengapa artis VA meminta tambahan Rp 10 juta untuk pelayanan prostitusi online dan prostitusi artis? Ternyata ini yang bikin istimewa.

Artis VA Minta Tambah Jadi Rp 35 Juta, Ini yang Bikin Spesial di Layanan Prostitusi Online
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Muncikari ES dalam sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019) 

Mengapa artis VA meminta tambahan Rp 10 juta untuk pelayanan prostitusi online dan prostitusi artis? Ternyata ini yang bikin istimewa.

TRIBUNJAMBI.COM - Awalnya artis VA ditawar mucikari ES seharga Rp 25 juta, namun ditolak.

VA meminta tambah menjadi Rp 35 juta untuk melayani pria hidung belang.

Layanan spesial seperti apa yang ada di prostitusi online itu?

Artis VA meminta tambah menjadi Rp 35 juta karena lokasinya di luar Jakarta.

"Mucikari ES sebelumnya menawarkan harga 25 juta, tapi Artis VA minta 35 juta karena lokasinya di luar kota," terang jaksa Sri Rahayu saat membacakan materi dakwaan kepada mucikari ES di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3/2019).

Setelah sepakat, artis VA diminta datang pada 7 Januari ke Surabaya, namun artis VA minta dimajukan pada 5 Januari karena di hari yang sama, dia juga ada pekerjaan di Surabaya.

"Dari tarif Rp 35 juta, oleh terdakwa mucikari ES dijual dengan tarif Rp 50 juta kepada mucikari F, lalu ditawarkan lagi kepada mucikari N sebesar Rp 60 juta," jelasnya.

Baca Juga

 Panas! Pacar Giorgino Abraham Muncul Bebarengan Irish Bella Sebar Undangan Nikah

 FB LIVE Ustaz Abdul Somad Tausiah di Kota Jambi, Sedang Berlangsung Suasana Masjid Jami Al Hikmah

 Siapa Sebenarnya Rian Subroto? Misteri Tiga Pengusaha Kelas Kakap Pelanggan Vanessa Angel

 Kencan Dulu Baru Bunuh, Terkuak Alasan Seorang Dosen Doktor di UNM Bunuh Siti Zulaeha

Dalam dakwaan juga dijelaskan bahwa mucikari ES tidak hanya sekali memberikan job prostitusi online kepada artis VA.

Pada Desember 2017, mucikari ES pernah memberikan Job artis VA dengan seseorang pria bernama I di Singapura dengan tarif Rp 20 juta.

"Sementara pada Maret 2018, mucikari ES juga pernah melibatkan artis VA dalam job prostitusi dengan tarif 30 juta," tambahnya.

Dalam sidang dakwaan, jaksa mendakwa mucikari ES dengan pasal berlapis.

Selain dijerat dengan pasal utama yakni pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, jaksa juga mendakwa terdakwa dengan pasal subsider 296 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP, tentang perbuatan mempermudah pencabulan.

"Perbuatan terdakwa juga diancam pidana dalam pasal 296 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP," kata Jaksa Penuntut Umum, Sri Rahayu.

Daftar pengusaha kelas kakap pengguna

Daftar pengusaha yang menjadi pengguna jasa Vanessa Angel dkk telah dikantongi. Mereka akan dihadirkan dalam sidang kasus prostitusi online dan prostitusi artis

Pada Senin (25/3/2019), dua muncikari yang menjadi tersangka menjalani sidang perdana.

Muncikari ES dan TN menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Mereka tiba di PN Surabaya dari Rutan Medaeng bersama tahanan lainnya pada pukul 12.30 WIB.

Ilustrasi Sosok Rian dan Vanessa Angel
Ilustrasi Sosok Rian dan Vanessa Angel (Kolase/TribunJambi.com)

Sekitar satu jam kemudian, keduanya keluar dari ruang tahanan menuju ke Ruang Sidang Garuda. Keduanya menggunakan kemeja berwarna putih.

TN mengenakan kerudung warna pink dan menutupi wajah dengan rambut panjangnya. Sedangkan ES mengenakan masker dan kacamata hitam untuk menutupi wajah.

Mereka ditemani oleh kuasa hukum ketika memasuki ruangan sidang. Kedatangannya ini pun cukup menarik perhatian pengunjung PN karena keduanya dikerumuni oleh awak media.

Mereka hanya terdiam menuju ruang sidang. Dikutip dari Surya.co.id, ES mengaku siap selama jalani sidang.

Dia hanya mengangguk saat ditanya kesiapan dirinya dan ditegaskan oleh kuasa hukumnya Franky Desima Waruwu.

"Siap," jawabnya lirih, Senin, (25/3/2019).

“Yang pasti kami siap jalani sidang dan kami akan simak dulu dakwaan dari Jaksa,” kata Franky menegaskan.

Ada empat Jaksa Kejati Jatim, di antaranya Sri Rahayu, Nur Laila, Farida Hariani dan Novan Arianto, ditunjuk sebagai JPU dalam perkara ini dan akan membacakan dakwaan.

Kedua mucikari ini didakwa dengan Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Dalam sidang perdana ini, ES dan TN mengungkap secara blak-blakan kronologi Rian hingga memesan 'jasa' Vanessa Angel.

Kasus prostitusi ini bermula dari pertemuan antara Dhani yang kini buron dengan seorang pengusaha bernama Rian Subroto di salah satu cafe di Lumajang.

Dhani kepada Rian mengaku mengenal Tentri sebagai mucikari artis dan selebgram. Rian yang tertarik kemudian dihubungkan Dhani dengan Tentri.

Melalui percakapan WhatsApp (WA) keduanya bertransaksi.

Rian sepakat berhubungan seks dengan Avriellya dengan tarif Rp 25 juta.

Selanjutnya, Rian yang ingin menggunakan jasa Vanesa menghubungi dua mucikari lain, Intan Permatasari Winidndya Chasanovri alias Nindy dan Fitriandi melalui WA.

Fitri dan Nindy lalu menghubungi Siska untuk menawarkan tawaran Rian ke Vanesa.

Setelah melalui tawar-menawar disepakati tarif Vanesa untuk berhubungan seks dengan Rian Rp 80 juta.

Siska lalu menghubungi Dhani untuk menyampaikan kepada Rian.

Vanessa Angel sebelum ditahan
Vanessa Angel sebelum ditahan (net/kolase tribun jambi)

Selanjutnya, Rian yang sepakat membayar jasa Vanessa dan Avriellya Rp 135 juta.

Selain tarif, biaya sebesar itu sudah termasuk biaya operasional, seperti tiket pesawat untuk mendatangkan keduanya dari Jakarta ke Surabaya.

Sesampai di Surabaya pada 5 Januari lalu, Vanessa sempat diantar ke Surabaya Town Square atas permintaan Siska.

Selanjutnya, Vanessa diajak ke Hotel Gaza di Jalan HR. Muhammad.

Saat Rian berhubungan badan dengan Vanessa, polisi dari Polda Jatim menangkapnya.

Rian Subroto sang pengusaha

Sosok Rian, pengusaha pemakai jasa prostitusi online artis Vanessa Angel hingga mampu bayar Rp 80 juta sekali kencan ini diungkapkan Polda Jatim.

Berdasarkan data Surya.co.id (Grup Tribunnews Network), Rian Subroto (ada yang menulis Riyan) merupakan pengusaha tambang pasir yang memiliki pertambangan di Lumajang, Jawa Timur ( Jatim).

"R itu Rian pengusaha pasir. Dia usahanya banyak, di Lumajang ada. Usahanya banyak," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi saat ditemui di Mapolda Jatim, di Surabaya, Senin (7/1/2019).

Harissandi juga menambahkan, status Rian ini masih belum menikah alias lajang, meski sudah berusia 45 tahun.

"Ya pokoknya pengusaha. Usianya 45 ke atas. Masih bujangan," ungkap Harissandi.

Pengusaha dan Pejabat

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Richard Marpaung tidak menampik bahwa Rian Subroto akan dijadikan saksi dan dihadirkan dalam persidangan.

Selama penyidikan di Polda Jatim, identitas Rian yang merupakan pria pemakai jasa Vanessa Angel dalam prostitusi online artis terkesan ditutup-tutupi.

"Kami akan panggil yang bersangkutan (Rian Subroto) sebagai saksi sepanjang yang bersangkutan masuk dalam daftar saksi," ujar Richard, Minggu, (25/3/2019).

Sementara itu, pengacara Siska, Franky Waruwu menyatakan, pelanggan Vanesa Angel sebenarnya tidak saja Rian.

Dia mengklaim ada tiga pengusaha lain yang menjadi pelanggan artis FTV tersebut. Namun, ketiganya tidak masuk dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Siska, menurutnya, akan membuka perihal tersebut di dalam persidangan.

"Ada inisial WW tinggal di Bali, W di Jakarta, E di Bandung dan Rian di Surabaya. Semua latar belakang pengusaha. Yang sekarang diungkapkan baru Rian saja. Nanti akan kami buka di persidangan," kata Franky Waruwu.

"KKW ini salah satu pengusaha terbesar se-Indonesia. Dua lainnya tinggal di Bandung dan Bali," tambah Franky Desima

Selain pengusaha, Franky mengklaim kalau pemakai jasa prostitusi yang dilakukan Vanessa Angel juga dari kalangan pejabat.

Namun, dia enggan mengungkapkan siapa saja yang dimaksud. Franky mengaku, sebelum sidang akan mempelajari BAP terlebih dahulu.

Dia akan mencocokkan apakah isi dakwaan sesuai dengan BAP atau tidak. (Surya.Co.Id/TribunStyle/Kompas.com/Tribunwow.com)

Subscribe Youtube

 Kakek Bejat Cabuli Tetangga Sampai 200 Kali, Korban Masih 15 Tahun dan Mulai Telat Menstruasi

 Kompas Menjawab: Persatuan dan Masa Depan Indonesia Itu adalah Komitmen Kami

 Contoh Soal UNBK 2019 SMK dan MAK, Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris

 Kencan Dulu Baru Bunuh, Terkuak Alasan Seorang Dosen Doktor di UNM Bunuh Siti Zulaeha

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved