Pidato Saat Kampanye Perdana, Prabowo Catat Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 1.000 Triliun

Prabowo Subianto menyampaikannya dalam orasi politiknya di kampanye terbuka perdana, di Lapangan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Uta

Pidato Saat Kampanye Perdana, Prabowo Catat Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 1.000 Triliun
KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berorasi politik di kampanye terbuka perdana di Lapangan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sebut, kekayaan Indonesia mengalir keluar dari Indonesia.

Prabowo Subianto menyampaikannya dalam orasi politiknya di kampanye terbuka perdana, di Lapangan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/3/2019).

"Kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia"

Baca: Jelang Pilpres 2019, Gerindra Klaim 30 Persen Pendukung Jokowi-Maruf Pindah Ke Prabowo-Sandi

Baca: Pelabuhan Roro Kuala Tungkal akan Dipasangi X-Ray, Begini Kata Kadis Perhubungan Tanjab Barat

Baca: PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, Banyak Temukan Rumah Mewah Gunakan Sambungan MBR

"Dan juga saya mengatakan kebocoran kekayaan negara terlalu besar setiap tahun. Saya hitung, kebocoran kita tiap tahun, kurang lebih 1.000 triliun tiap tahu"

"Saya hitung kebocoran anggaran minimal 25 persen," katanya.

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukung saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (14/1/2019). Prabowo-Sandiaga menyampaikan pidato kebangsaan dengan tema Indonesia Menang yang merupakan tagline visi dan misinya.
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukung saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (14/1/2019). Prabowo-Sandiaga menyampaikan pidato kebangsaan dengan tema Indonesia Menang yang merupakan tagline visi dan misinya. ((ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA))

Terkait hal ini, ia menilai ada yang mungkin terusik dan kebakaran jenggot.

"Saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Ini bukan salah satu, dua, tiga orang"

"Ini adalah kelemahan sistem kita yang harus kita ubah"

"Jadi, kalau badan kita sakit, kita ke dokter"

"Kalau dokter salah kasih obat, kita harus ganti dokter"

Halaman
123
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved