Ketemu Maulana, Warga Kelurahan Suka Karya Kota Jambi Mengeluh Kenaikan Tarif PDAM dan Layanan BPJS

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana berkantor di Kelurahan Suka Karya untuk mendengar aspirasi serta keluhan dari masyarakat.

Ketemu Maulana, Warga Kelurahan Suka Karya Kota Jambi Mengeluh Kenaikan Tarif PDAM dan Layanan BPJS
Tribunjambi/Rohmayana
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana berkantor di Kelurahan Suka Karya, untuk mendengar masalah yang dihadapi warganya. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, Maulana berkantor di Kelurahan Suka Karya. Dirinya didampingi dengan beberapa Kabag, kepala OPD, Bank Jambi, pihak OJK untuk mendengar aspirasi serta keluhan dari masyarakat.

Kepala OPD juga hadir untuk menjelaskan program unggulan masing-masing OPD kepada masyarakat. Hadir pula di tengah masyarakat perwakilan masing-masing ketua RT di kelurahan Suka Karya serta ketua forum RT. Beberapa keluhan dari masing-masing RT juga disampaikan.

Seperti dikatakan Zulkifli ketua forum RT ia menyebutkan bahwa kelurahan Suka Karya termasuk dalam kelurahan yang tertinggal. Padahal kelurahan ini termasuk kelurahan yang paling dekat dengan kantor Walikota Jambi.

Ini juga terlihat dari pantauan Tribunjambi.com bahwa gedung lurah Suka Karya masih bangunan lama. Berbeda dengan kantor lurah lain yang sudah tampak direhab.

Baca: Kepala BNI Langsung Meluncur ke Bangko, 4 Karyawan Tewas Terbakar saat Kecelakaan Maut

Baca: Proses Akreditasi, RSUD Mayjen MH.A Thalib Kerinci Kekurangan 200 Tempat Tidur Pasien

Baca: KPU Kota Jambi Beberkan Kriteria Surat Suara Rusak dan Cacat yang Masih Bisa Digunakan di Pemilu

Baca: Beberapa Detik Jelang Avanza Terbakar Sopir Lihat Hal Ini, 5 Tewas Terbakar saat Kecelakaan Maut

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bank Mandiri, Pendaftaran Terakhir 31 Maret 2019, Ini Link dan Syarat

Selain itu Zulkifli juga mempertanyakan masalah jalan yang mudah rusak. "Misalnya baru dibangun setahun tapi jalan lingkungan sudah hancur, besi-besinya sudah keluar, ini kenapa? Apa kontruksinya yang salah atau kontraktor yang terlalu banyak mengambil keuntungan. Kami minta pemerintah juga mengawasi masalah kecil seperti ini," jelasnya, Senin (25/3).

Selain itu pihaknya juga banyak tidak mengetahui apa saja program yang dikeluarkan Pemerintah. Karena menyebarkan melalui online saja dinilai tidak cukup.

"Kami mau diberitahu dan diundang oleh kelurahan supaya tau apa saja program yang ada saat ini, dan kami juga bisa memberitahu ke warga kami," katanya.

Sementara Mujito ketua RT 18 kelurahan Suka Karya mengatakan bahwa warga saat ini sedang bergejolak masalah tarif baru air minum, dan masalah BPJS.

"Kami sebagai corong pemerintah ditugaskan untuk menjelaskan tarif baru air PDAM tersebut, tapi ketika dijelaskan warga juga menolak. Kami kebingungan jadinya. Jika ada revisi kami minta tidak terlalu lama merevisinya," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Farti Suandri menanggapi bahwa dari ratusan proyek yang ada, 7 konsultan turut mengawasi proyek. Sehingga dirinya meminta kepada masyarakat jika ada jalan yang sedang dibangun agar turut serta mengawasi.

Baca: VIDEO: Jadwal Bola Malam Ini, Timnas Indonesia vs Myanmar Malam Ini Pukul 18.00 WIB Live MNC TV

Baca: Modal Rp 10 Ribu Bisa Dapat Rumah Buruan Beli Tiketnya Jalan Sehat Tribun Bersama Luwak White Koffie

Baca: VIDEO: Link Live Streaming & Live Skor Portugal vs Serbia Pukul 02.45 di EURO 2020

Baca: Contoh Soal UNBK 2019 SMK dan MAK, Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved