Tagar PUBGharam Trending Topik, Begini Berbagai Komentar dari Netizen Ada yang Kocak dan Kritik

nformasinya, lembaga MUI akan melemparkan fatwa yang menyatakan game seperti PUBG adalah haram dan sekaligus ada upaya dukungan penuh untuk melakukan

Tagar PUBGharam Trending Topik, Begini Berbagai Komentar dari Netizen Ada yang Kocak dan Kritik
Daily Express
PUBG mobile 

Tagar PUBGharam Trending di Twitter, Begini Berbagai Komentar dari Netizen, Ada yang Kocak dan Kritik

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah kasus penembakan di Selandia Baru, tagar PUBGharam jadi trending topik di Twitter.

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com, #PUBGharam menjadi trending topik dunia indonesia sejak 5 Jam yang lalu.

Hal ini berkaitan dengan lembaga MUI yang berniat mengharamkan Game online PUBG dan akan melakukan pemblokiran dari dunia game di Indonesia.

Hal inipun menuai banyak komentar dari Netizen dan menanggapi dengan berbagai bentuk.

Tribunjambi.com merangkum dari Twitter komentar dari Netizen terkait #PUBGharam.

Baca: TNI-Polri di Jambi Apel Bersama Kesiapan Pemilu Serentak 2019, Ribuan Orang di Eks-Arena MTQ

Baca: Game Online Seperti PUBG Bakal ada Payung Hukum, Begini Penjelasannya, Konten Ini Bakal Diblokir

Informasinya, lembaga MUI akan melemparkan fatwa yang menyatakan game seperti PUBG adalah haram dan sekaligus ada upaya dukungan penuh untuk melakukan pemblokiran dari dunia yang perlu dilakukan Kementerian Komunikasi dan InformatikaRepublik Indonesia atau Kemkominfo RI.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI,Ferdinandus Setu, menyatakan, berkaitan wacana memberikan faktwa haram oleh MUI dan mendorong ada pemblokiran game online seperti PUBG, pihaknya akan mengambil sikap arif dan bijaksana.

Pastinya Kemkominfo RI tidak akan secara sembarangan bertindak memblokir game yang dimaksud. Selama ini, ada payung hukum yang mengatur soal game daring yang berisi mengenai klasifikasi pengguna game online.

Aturan ini ialah Peraturan Menteri nomor 11 tahun 2016 tentang Klasifikasi Umur Bermain Game.

Halaman
1234
Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved