Imigrasi Kuala Tungkal Catat 114 WNA Bekerja di Tanjab Barat, Terbanyak di Sinar Mas dan PT Lontar

Kantor Imigrasi Kuala Tungkal mencatat 114 orang warga negara asing berada di Tanjab Barat saat ini.

Imigrasi Kuala Tungkal Catat 114 WNA Bekerja di Tanjab Barat, Terbanyak di Sinar Mas dan PT Lontar
Tribunjambi/Darwin
Kantor Imigrasi Kuala Tungkal, Tanjab Barat, Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kantor Imigrasi Kuala Tungkal mencatat 114 orang warga negara asing berada di Tanjab Barat saat ini.

Berdasarkan data dari Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal, melalui Rianto, Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian mengatakan di wilayah Tanjab Barat terdapat puluhan warga negara asing, baik yang bekerja ataupun kunjungan.

Dia menuturkan data per tanggal 28 Februari 2019 di wilayah Tanjab Barat dan Tanjab Timur WNA yang memiliki izin keimigrasian yang diterbitkan oleh Kanim Kuala Tungkal dan masih berlaku sebanyak 114 orang.

"WNA tercatat di kita (Imigrasi Kuala Tungkal red) yang memiliki izin tinggal kunjungan lima orang, izin tinggal terbatas (ITAS) ada 100 orang, izin tinggal tetap (ITAP) ada empat orang, Dahsuskim ada lima orang," ujarnya.

Baca: 80 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Lima Perusahaan di Tanjab Barat, di Perusahaan Ini Mereka Bekerja

Baca: 19 TKA dari Thailand dan Malaysia Bekerja di Empat Perusahaan di Bungo, Ini Daftar Perusahaannya

Baca: Disnakertrans Catat Jumlah TKA di Sarolangun Meningkat, Paling Banyak dari Tiongkok dan India

Baca: Mun Tak Sangka, Kulkas yang Dibeli dari Raju Ternyata Barang Curian, Kini Terancam Hukuman Penjara

Baca: Hari Keempat Pentas Seni Nusantara di Jambi, Tampilkan Nyayian dan Tarian Minang, Bugis Hingga Bali

Dijelaskannya masa izin tinggal kunjungan tersebut selama 30 hari, namun dapat diperpanjang kembali. Sementara untuk ITAS ada dengan masa enam bulan, 1 tahun, dan 2 tahun.

"Kalau ijin tinggal tetap jangka waktunya lima tahun, dan digunakan dalam proses untuk menjadi WNI," jelasnya.

Dia mengatakan dari 114 WNA tersebut terdapat di beberapa perusahaan dan dominan terdapat di perusahaan Sinar Mas group, PT Lontar.

Untuk menghindari terjadinya pelanggaran dan menciptakan tertib administrasi, pihak Imigrasi bersama tim pengawas orang asing (Timpora) melakukan pengawasan secara rutin. Dan selama pengawasan yang dilakukan hingga saat ini dia mengaku belum menemukan pelanggaran dari WNA tersebut.

"Kita lakukan pengawasan baik secara ijin tinggalnya, keberadaan dan kegiatan WNA tersebut." terangnya.

Dia mengatakan ke depannya jika ditemukan WNA yang melakukan penyalahgunaan izin imigrasi maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Terkait beberapa tahun lalu di salah satu perusahaan terdapat pekerja WNA yang tidak sesuai dengan visa, dia mengatakan saat ini hal itu tidak terjadi. Sebab saat ini perusahaan tersebut telah sesuai dengan izin yang digunakan untuk pekerjanya.

Baca: Polda Jambi Laksanakan Apel Gelar Pasukan, Siapkan Pengamanan Pemilu 2019

Baca: Saingan Kamera DSLR, Inilah Pictar Perangkat Baru dari iPhone untuk Hasil Foto Terbaik, Kelebihannya

Baca: Selamat! Via Vallen Dapat Penghargaan di BraVo Awards 2019 Rusia, Dangdut Koplo Kini Diakui Dunia

Baca: UPDATE Identitas Pilot Ketiga yang Jadi Kunci Peristiwa Kecelakaan Lion Air JT610, Tapi Tak Diungkap

Dia berharap kepada masyarakat untuk secara bersama sama dalam pengawasan orang asing. Apabila ditemukan orang asing dapat melaporkan ke pihak imigrasi untuk dilakukan pengecekan datanya.(Darwin Sijabat)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved