Dikontrol China karena Utang, PM Malaysia Wanti-wanti Presiden Duterte dari Filipina

Jika tak bisa melunasinya maka negara pengutang akan berada di bawah kontrol China.

Dikontrol China karena Utang, PM Malaysia Wanti-wanti Presiden Duterte dari Filipina
malaymail.com
Mahathir Mohamad 

TRIBUNJAMBI.COM-Perdana Menteri (PM) Malaysia memberikan peringatan keras bagi negara manapun yang berhutang ke China.

Bagi Mahathir, utang dari China adalah jebakan.

Jika tak bisa melunasinya maka negara pengutang akan berada di bawah kontrol China.

Kini Malaysia di bawah kontrol China karena pemerintahan Najib Razak mengambil pinjaman ke Negeri Tirai Bambu namun tak bisa dilunasi malah dikorupsi.

Hal ini membuat Mahathir harus pergi jauh-jauh ke Jepang untuk berhutang.

Gali lubang tutup lubang, utangan dari Jepang itu untuk melunasi utang Malaysia ke China.

Mengutip Kontan.co.id, Selasa (19/3) Mahathir melontarkan peringatan ini lantaran Filipina ia sebut sedang mendapat gelontoran dana dari Investor asal China.

Mahathir memperingatkan agar Filipina berhati-hati mengenai potensi jebakan yang bisa menimpa mereka jika tak bisa melunasi pinjaman layaknya Malaysia.

Baca: Singgung Tol Langit Maruf Amin, Rocky Gerung: Singkatannya Itu Tololnya Selangit!

Baca: PRAMUGARI Beri Layanan Esek-esek di Toilet, Tarifnya Selangit: Sukanya Penerbangan Jarak Jauh

Baca: Ekpresi Ariel NOAH Emosi saat Dijodoh-jodohkan oleh Sere? Netizen Sebut Hati-hati Rising Star INA

"Jika meminjam uang dalam jumlah besar dari China, kemudian tak sanggup melunasi, pihak peminjam di bawah kontrol pemberi pinjaman," kata Mahathir kepada ABS-CBN News saat kunjungan dua hari di Filipina, mengutip The Straits Times, Jumat (8/3).

Mahathir menyarankan agar Filipina meregulasi dan membatasi pengaruh China di negara mereka.

https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x0/photo/2018/08/22/140707717.jpg
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.

Karena ia langsung membatalkan beberapa kesepakatan antar Malaysia-China karena dinilai tidak ada untungnya bagi Malaysia.

Sementara itu Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberi pintu bagi Investor China agar menanamkan modal mereka sebesar US$108 miliar.

Uang itu nantinya digunakan Filipina untuk membangun jalan raya, kereta api, bandara, dermaga dan jembatan baru dalam jangka 10 tahun ke depan.

Para pengamat ekonomi memperingatkan, poros ke China dapat mengarah pada perangkap utang.

Sri Lanka contohnya, mereka terpaksa menyerahkan kontrol dua pelabuhan utamanya setelah gagal membayar utang ke China.

Namun nampaknya Malaysia masih tetap belum bisa lepas dari utang ke China.

Mengutip navyrecognition.com, pasalnya mereka dalam kesepakatan membangun Littoral Mission Ship (LMS) di Chinese shipyard Wuchang Shipbuilding Industry Group untuk AL Malaysia.

First steel cutting ceremony LMS pesanan Malaysia di Chinese shipyard Wuchang Shipbuilding Industry Group.
navyrecognition
First steel cutting ceremony LMS pesanan Malaysia di Chinese shipyard Wuchang Shipbuilding Industry Group.
Namun pembayaran biaya pembuatan kapal perang permukaan itu dengan cara dicicil selama puluhan tahun oleh pemerintah Malaysia alias mereka 'kasbon' dulu ke China.

Malaysia Masih di Bawah Utang Inggris

Nampaknya menjadi negara merdeka sepenuhnya merupakan harta paling berharga sebuah bangsa.

Banyak negara-negara di dunia merdeka dari penjajahan kolonialis dengan pengorbanan berdarah-darah demi dapatkan kemerdekaan hakiki.

Namun tampaknya tak semua negara setuju akan makna perjuangan mendapatkan kemerdekaan.

Pembentukan Federasi Malaya oleh Inggris pada 31 Januari 1948 merupakan cikal bakal berdirinya negara Malaysia.

Federasi Malaya atau lebih dikenali sebagai Persekutuan Tanah Melayu menggabungkan dua daerah kolonial Inggris yakni Penang dan Melaka ditambah dengan sembilan negeri Melayu yang diperintah oleh para Sultan.

Namun pembentukan Federasi Malaya ini mendapat tentangan dari Filipina dan Indonesia karena Inggris mengklaim sepihak Sabah dan Sarawak sebagai daerah jajahan mereka.

Tapi kenyataan berbicara lain, Tunku Abdul Rahman terbang ke London tahun 1957 untuk menerima penyerahan kemerdekaan dari Inggris dan pulang-pulang ke tanah air langsung menyatakan kemerdekaan Malaysia.

Ya, tak ada perjuangan berdarah-darah merebut kemerdekaan seperti bangsa-bangsa lainnya.

Namun seperti istilah 'Tidak ada makan siang gratis' Inggris memberi kemerdekaan kepada Malaysia tidaklah gratis.

Nyatanya terdapat perjanjian amat kompleks antara Inggris, Irlandia Utara, Federasi Malaya, Borneo Utara, Sarawak dan Singapura.

Mengutip treaties.un.org, Selasa (5/3) perjanjian tersebut diteken di London pada 9 Juli 1963.

Amat banyak pasal-pasal yang dikenakan Inggris kepada Malaysia untuk 'membayar' kemerdekaan yang telah diberikan.

Perjanjian Inggris dengan negara persemakmurannya.
treaties.un.org
Perjanjian Inggris dengan negara persemakmurannya.

Yang membuat tercengang dimana ada pasal Inggris dapat menyewa tanah negara Persemakmurannya baik itu Singapura dan Malaysia dalam jangka waktu 999 tahun!

Tanah yang disewa pun sesuai dengan ketentuan Kerajaan Inggris yang berarti negeri Ratu Elizabeth itu bisa sesuka hati menyewa tanah negara persemakmurannya dimanapun ia minta.

Pasal yang mengatur sewa menyewa tanah oleh Inggris kepada negara persemakmurannya
treaties.un.org
Pasal yang mengatur sewa menyewa tanah oleh Inggris kepada negara persemakmurannya

Alasan Inggris akan menyewa tanah persemakmurannya untuk membuat pangkalan militer.

Jika nantinya Inggris jadi menyewa tanah negara Malaysia maka negeri Jiran itu akan memberikan waktu selama 30 tahun bagi Inggris untuk melakukan 'uji coba' ke tanah sewaannya.

Jika mau melanjutkan sewa tanah maka Inggris akan dipersilahkan memperpanjang dengan perjanjian yang akan diatur kedepannya dengan pemerintah Malaysia.

Pasal yang mengatur jika Inggris menyewa tanah negara Malaysia
treaties.un.org
Pasal yang mengatur jika Inggris menyewa tanah negara Malaysia

Perlu diingat, jika Inggris sudah menentukan tanah mana yang hendak ia sewa, maka negara persemakmuran harus memberikannya tanpa pengecualian.

Baca: Penyelesaian Soal Dugaan Pelecehan oleh Kabiro di Rektorat UIS STS Jambi,Mahasiswa Beri Waktu 3 Hari

Baca: Beasiswa 2019 - Daftar Kampus & Jurusan Pada PBSB 2019 dari Kemenag untuk Santri Berprestasi

Baca: Doa Berbuka Puasa Ayyamul Bidh dan Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh 13,14,15 Rajab atau 21-23 Maret 

Pasal-pasal yang mengatur perjanjian antara Inggris dan negara persemakmurannya ini masih banyak, bisa di cek di treaties.un.org.

(*)

TONTON VIDEO: Fenomena Aneh di Langit Uni Emirate Arab, Warga Sebut Ulah UFO Ternyata Ini Penjelasannya

IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI GRIDHOT DENGAN JUDUL MALAYSIA DIBAWAH KONTROL... dan BELUM SEPENUHNYA MERDEKA...

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved