VIDEO: Detik-detik Menteri Susi 'Semprot' Anggota Dewan saat Rapat karena Pemakaian Plastik

VIDEO: Detik-detik Menteri Susi 'Semprot' Anggota Dewan saat Rapat karena Pemakaian Plastik

VIDEO: Detik-detik Menteri Susi 'Semprot' Anggota Dewan saat Rapat karena Pemakaian Plastik

TRIBUNJAMBI.COM.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menegur anggota DPR saat rapat di Gedung DPR RI, belum lama ini.

Momen tersebut diketahui dari unggahan Menteri Susi di akun instagram pribadinya, @susipudjiastuti115. Teguran Susi berawal saat melihat seluruh kursi di ruang rapat DPR RI diletakkan kemasan air mineral berbahan platik.

"Sesuai Peppres No 83 tahun 2018, Presiden sudah memerintahkan pengurangan sampah plastik. Sesuai dengan seluruh kampanye kita, DPR juga bisa (tidak menggunakan plastik sekali pakai)," ucap Susi sembari perlihatkan kemasan air mineral.

Baca: Susi Pudjiastuti Luapkan Kemarahan di Rapat DPRD Karena Pemakaian Plastik, Ini Detik-detik Videonya

Baca: Kapal Perampok Ikan Buruan Banyak Negara Ini Bertekuk Lutut di Tangan Menteri Susi, Ini Kisahnya

Baca: Bikin Pangling! Potret Wajah Muda Nunung 20 Tahun Lalu Bikin Andre Taulany Kagum, Cantik Banget

Susi lantas membandingkan DPR dengan kementerian yang ia pimpin.

Ia mengungkapkan tidak boleh satu karyawan pun di Kementerian Kelautan dan Perikanan boleh menggunakan kemasan plastik sekali pakai.

"Di KKP botol seperti ini sudah dilarang, Pak. Saya akan denda Rp 500 ribu. Belum ada terlaksana hingga saat ini karena semuanya patuh," jelas Susi.

Susi tak hanya meminta minimalisir penggunaan kemasan plastik, namun sedotan plastik.

Baca: Berawal dari Iseng, Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah, Berkembang Pesat

Baca: Sosok Berpengaruh di Jawa Timur Tawarkan Jet Pribadi ke UAS, Ini Ucapan Duka dari Tokoh Nasional

Baca: BREAKING NEWS! Gusti Randa Isi Kepemimpinan PSSI, Usai Rapat Komite Eksekutif, Ini Penjelasanya

Ia menyarankan DPR dan masyarakat menggunakan sedotan non-plastik karena 70 persen sampah plastik akan terbuang ke laut.

"Kita masih sangat tidak baik recyclenya (daur ulang). Sekarang ada sedotan kertas, bambu dan metal. Jadi semua sampah plastik, hampir 70 persen larinya ke laut," tambahnya lagi.

Halaman
12
Penulis: wawan kurniawan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved