Debat Cawapres 2019

Ketua KPU Arief Budiman Harap Debat Cawapres 2019 Mencerahkan Pemilih Untuk Indonesia Masa Depan

Di harapkan debat calon wakil presiden 2019 dapat memberikan inspirasi bagi pemilih. Hal ini disampaikan Ketua KPU RI Arief Budiman.

Ketua KPU Arief Budiman Harap Debat Cawapres 2019 Mencerahkan Pemilih Untuk Indonesia Masa Depan
TransTV
Debat Cawapres 2019 Ma'ruf Amin vs Sandiaga Uno 

TRIBUNJAMBI.COM- Debat calon wakil presiden antara calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin berhadapan dengan calon wakil presiden nomor urut 02 Jokowi telah berakhir.

Di harapkan debat calon wakil presiden 2019 dapat memberikan inspirasi bagi pemilih. 

Hal ini disampaikan Ketua KPU RI Arief Budiman. 

Baca: Minat Baca Masih Rendah, DPAD Sarolangun Kunjungi Sekolah, Seminggu 5 Kali

Baca: Debat Cawapres 2019, Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno Sebut Akan Hentikan Ujian Nasional

Baca: Pemkab Tanjabtim Gelar Musrembang dan RKPD Tingkat Kabupaten Tahun 2019

Arief Budiman mengatakan gelaran debat antar calon wakil presiden di Pilpres 2019 menjadi penting untuk melihat seberapa besar dan paham komitmen mereka menunjukkan dedikasinya kepada bangsa Indonesia sebagai sosok yang mendukung calon presidennya masing-masing.

KPU kembali mengumumkan daftar calon anggota legislatif (caleg) mantan terpidana korupsi, Selasa (19/2/2019). KPU menambah 32 nama lagi, setelah sebelumnya merilis 49 nama caleg mantan napi korupsi pada 30 Januari lalu.
KPU kembali mengumumkan daftar calon anggota legislatif (caleg) mantan terpidana korupsi, Selasa (19/2/2019). KPU menambah 32 nama lagi, setelah sebelumnya merilis 49 nama caleg mantan napi korupsi pada 30 Januari lalu. (TRIBUNNEWS/DANANG TRIATMOJO)

"Untuk pertama kalinya kami menggelar debat untuk cawapres agar keduanya bisa berdebat, bertukar gagasan untuk Indonesia di masa depan," kata Arief dalam sambutannya di acara debatketiga Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).

"Mereka ini adalah sosok penting untuk berkomitmen menunjukkan dedikasi untuk bangsa ini," kata Arief Budiman.

KPU, sebagai lembaga penyelenggara Pemilu juga sudah berjanji dan disumpah untuk bersikap transparan, profesional, dan adil untuk menciptakan atmosfer Pemilu yang berkualitas.

Bagi masyarakat yang menyaksikan proses debat ketiga selama dua jam ini, dia berharap para pemilih nantinya bisa memahami seluruh gagasan yang dilontarkan masing-masing cawapres.

Sekaligus menjadikan referensi bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya pada 17 April 2019 mendatang.

"Kepada seluruh pemilih, saksikan, ikuti pahami jadikan referensi untuk menentukan pilihan," pungkas Arief Budiman

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved