Kepala Politisi Autralia yang Salahkan Imigran Muslim Atas Serangan di Selandia Baru Dilempar Telur

Aksi nekat dilakukan seorang pemuda aktivis sayap kiri terhadap Senator Australia Fraser Anning yang baru saja mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Twitter/BBC
VIDEO: Info Terbaru Penembakan di Masjid Selandia Baru, Ada 6 WNI Saat Kejadian 

Aksi nekat dilakukan seorang pemuda aktivis sayap kiri terhadap Senator Australia Fraser Anning yang baru saja mengeluarkan pernyataan kontroversial. Pemuda itu memecahkan telur persis di kepala Fraser ketika sang senator sedang melakukan sesi wawancara. Fraser pun meresponnya dengan menampar bocah itu.

Tak lama setelah teror penembakan di dua masjid di Selandia Baru, Fraser Anning mengeluarkan pernyataan sangat kontroversial. Dia mengklaim ketakutan yang semakin membesar terhadap kehadiran imigran muslim yang meningkat menjadi penyebab teror yang menewaskan lebih dari 49 orang itu.

Pernyataan itu tentu membuat politikus sayap kanan itu mendapat kritik dari rekan-rekannya sesama senator—sementara di sisi lain warga Australia memberikan penghormatan kepada seluruh korban teror Selandia Baru.

Anning sedang menjadi pembicara pada Pertemuan Partai Nasional Konservatif di Moorabbin, Melbourne, pada Sabtu sore ketika seorang pemuda mendekatinya lalu menimpuknya dengan telur. Dari rekaman video yang menjadi viral, pemuda itu mendekati Anning dari sisi samping-belakang, saat dia berbicara di depan kamera.

Pemuda itu kemudian memecahkan telur di kepala bagian belakang sang senator. Spontan Anning langsung menggampar pemuda itu. Sempat terjadi perkelahian singkat sebelum akhirnya pemuda itu diringkus oleh orang-orang yang ada di situ.

Selain itu, beberapa orang juga membuat petisi di Change.org yang menyerukan supaya Anning dicopot dari parlemen Australia. Petisi itu telah ditandatangani lebih dari 250 ribu kali.

“Senator Anning tidak punya tempat di pemerintahan negara kami yang demokratis dan multicultural,” bunyi petisi itu.
“Kami meminta dia dikeluarkan dari posisinya sebagai senator, dan diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena mendukung terorisme sayap kanan.” (tribun network)

Editor: awang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved