Penembakan di Masjid New Zealand

Daftar Nama yang Tertulis di Senjata Pelaku Penembakan Masjid di New Zealand, Siapa Saja?

Dalam foto yang beredar, senjata pelaku penembakan masjid di Selandia Baru dipenuhi tulisan menggunakan tinta putih. Siapa saja mereka?

Daftar Nama yang Tertulis di Senjata Pelaku Penembakan Masjid di New Zealand, Siapa Saja?
Facebook
Brenton Tarrant pelaku penembakan Masjid di New Zealand 

Dalam foto yang beredar, senjata pelaku penembakan masjid di Selandia Baru dipenuhi tulisan menggunakan tinta putih. Siapa saja mereka?

TRIBUNJAMBI.COM - Duka mendalam terkait aksi penembakan masjid di Selandia Baru. Sebanyak 40 orang tewas akibat tindakan brutal pada Jumat (15/3/2019).

Di media sosial, beredar foto yang diduga senjata laras panjang milik Brenton Tarrant, pembantai puluhan orang di Masjid Selandia Baru.

Dalam foto yang beredar tersebut, senjata pelaku dipenuhi banyak tulisan menggunakan tinta putih.

Antara lain bertuliskan "Refugees Welcome to Hell" atau pengungsi selamat datang di neraka

Selain itu Brenton juga menulis sejumlah kata yang merupakan nama orang kontroversial. Siapa saja mereka? Di antaranya adalah tiga orang ini:

1. Anton Lundin-Pettersson. Pria ini adalah pelaku penyerangan sebuah sekolah yang dihuni banyak anak-anak imigran di Swedia karena alasan rasis. Dalam penyerangan tersebut, Anton menewaskan seorang guru dan siswa.

2. Alexandre Bissonette. Bissonnette merupakan pelaku penembakan masjid di Quebec, Kanada, pada 2017 yang menewaskan enam orang dan lima orang lainnya.

Baca Juga

 Cara Sadis Rian Sibarani Pembunuh Bayaran Habisi Jaksa Kejari Batam, Selalu Bawa Foto Korban

 Di Depan Rekan Artis Luna Maya Sindir Syahrini, Sambil Goda Gading Marten

 Gagal! Penyelundupan Sabu-sabu 100 Kg Senilai Rp 150 Miliar, Masuk Bak Fiber Ikan

 Cinta Terlarang Siswi SMA Terbongkar saat Ponsel Hilang, Guru Honorer Sujud di Kaki Istri

3. Skanderbeg. Tokoh yang paling terkemuka dalam sejarah Albania. Ia juga dikenal sebagai "Naga Albania" dan merupakan pahlawan nasional bangsa Albania. Ia dikenal juga karena perlawanannya melawan Kekaisaran Utsmaniyah atau Ottoman.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved