Selain IPK Tinggi, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Punya Skill

Selain IPK Tinggi, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Punya Skill. Lembaga Layanan Perguruan Tinggi Wilayah X, Sumbar, Riau, Jambi,Kepri Beri Petuah

Selain IPK Tinggi, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Punya Skill
ist/UIR Pekanbaru
Sekretaris LLDIKTI Wilayah X (Sumbar, Jambi, Riau, Kepri) bersama Zakir Has, Akmar Efendi dan mahasiswa penerima bidik misi 

Selain IPK Tinggi, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Punya Skill

TRIBUNJAMBI.COM -  Lembaga Layanan Perguruan Tinggi Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau memberikan petuah penting mahasiswa. Bagi mahasiswa yang  mengantongi Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Tinggi, diharapkan tidak berbangga dulu.

Dunia kerja sekarang butuh lulusan yang memiliki skill, mampu berkomunikasi dan bekerja secara tim. ''Sebagai mahasiswa pilihan, jadilah manusia-manusia pilihan yang dilirik banyak orang,'' kata H. Yandri, SH, Sekretaris Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau).

Pesan moral itu disampaikan Yandri kepada 112 mahasiswa Universitas Islam Riau, penerima beasiswa Bidik Misi Bhakti Negeri Pemerintah Provinsi Riau di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis siang.

Baca: Ketularan Ngomong Manjah, Syahrini Akui Kebiasaan Ini Jika Reino Barack Bangun Pagi

Baca: Hadir di Jambi, Capres Prabowo Subianto Menggunakan Sarung Tangan Saat Bersalaman,Takut Dicakar

Baca: Link Live Streaming Chelsea Vs Dynamo Kyiv, Leg 2 Babak 16 Besar Liga Europa 2019, LIVE di RCTI

Acara yang dibuka Wakil rektor III Ir Rosyadi itu dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum dan Personalia H Zakir Has, SH, MPd, Kepala BAAK Ir Akmar Efendi, MKom, Ketua LDIK Dr Zulhelmy dan Kabag Humas dan Personalia Dr H Syafriadi, SH, MH.

Yandri menyatakan, sekarang ini kita berada di era revolusi industri 4.0. Kebutuhan pasar kerja kini dengan dahulu sudah berbeda jauh.

Hasil riset para ahli tahun 2012 di 2000 perguruan tinggi dan industri pada 25 negara, ungkap Yandri, menyimpulkan bahwa dunia industri komplain karena lulusan perguruan tinggi yang mereka pekerjakan tidak mempunyai skill memadai.

''Ini sebuah realita yang harus kita terima dan kita hadapi,'' ucap lulusan Unand Padang itu.

Kepala BAAK Akmar Efendi menyerahkan cenderamata kepada Sekretaris LLDIKTI X Yandri, SH
Kepala BAAK Akmar Efendi menyerahkan cenderamata kepada Sekretaris LLDIKTI X Yandri, SH (ist/uir Pekanbaru)

Karenanya, sebagai penerima bidik misi yang notabenenya adalah orang-orang pilihan, Anda selain diminta ber-IPK tinggi juga harus memiliki skill. Ada 10 skill yang dibutuhkan.

Masing-masing mencintai pekerjaan, leadership, mampu berkomunikaksi dengan baik, technical, menguasai bahasa Inggris dan komputer, dapat bekerja secara team work. Selain itu bisa menyelesaikan masalah (problem solving).

Baca: Gara-gara Gaptek, Tak Satupun Anggota DPRD Kerinci Lapor LHKPN

Baca: Untung Ada Kondom! Misi Pasukan Kopaska TNI AL Terancam Gagal Saat AK-47 Ludes di Operasi Trikora

Baca: Dua TKA Diduga Ilegal, Petugas Disnakertrans Sarolangun Bingung Tak Bisa Bahasa Mandarin

Halaman
12
Editor: Dodi Sarjana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved