Sapu Lidi Pucuk Nipah, Jadi Komoditi Ekspor Provinsi Jambi, Ini Negara Tujuannya

Sapu lidi dari pucuk daun nipah Provinsi Jambi, kini menjadi komoditi ekspor yang menjanjikan.

Sapu Lidi Pucuk Nipah, Jadi Komoditi Ekspor Provinsi Jambi, Ini Negara Tujuannya
tribunjambi/zulkifli
Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, saat melihat sapu lidi, salah satu produk dari Jambi, yang diekspor 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sapu lidi dari pucuk daun nipah Provinsi Jambi, kini menjadi komoditi ekspor yang menjanjikan.

Sedikitanya ada 108 ton dengan nilai ekonomis Rp 863 Juta, sapu lidi pucuk Nipah yang dilepas untuk diekspor ke Negara Pakistan oleh Sekda Provinsi Jambi bersama Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi, di Pelabuhan Talang Duku hari ini Kamis (14/3/2019).

Baca: 108 Ton Sapu Lidi dari Jambi Diekspor, Hasil Pertanian Provinsi Jambi Dilepas Ekspor Hari Ini

Baca: Besok Badai Matahari Menuju Bumi - Waspada Ganggu Sinyal GPS, Ponsel dan Matikan Listrik

Baca: Pelaku IKM di Muarojambi Sulit Pasarkan Produknya, Ini yang Diupayakan Koperindag

Kepala Balai Karantina Pertanian Jambi, Abidin menyebutkan, ini merupakan kali kedua dilakukan eksport sapu lidi pucuk nipah dari wilayah Provinsi Jambi.

"Tahun 2018 kemarin sekali. Dan, tahun ini yang kita ekspor lagi hari ini," bilang Abidin, Kamis (14/3/2019).

Disebutkan Abidin, negara tujuan ekspor Sapu lidi pucuk Nipah tersebut adalah Pakistan.

"Ini tujuanya Paskistan, untuk kebutuhan rumah tangga di sana," ujarnya.

Baca: Terungkap Penyebab Facebook & Instagram Down atau Gangguan Seharian, Ini Keterangan Resminya

Baca: Link Live Streaming Semen Padang vs Mitra Kukar Sore Ini Live di Indosiar Piala Presiden 2019

Baca: Kerap Lelah Tanpa Sebab? Satu dari 7 Tanda Stres Melanda, Psikolog Berikan Tips Cara Mengatasinya

Sementara itu, terkait kegiatan ekspor sapu lidi tersebut, Sekertaris Daerah M Dianto menyebutkan, pihaknya akan melakukan sosialisasikan kepada para Bupati dan wali kota, bahwa peluang untuk tenaga kerja masih terbuka lebar. "Dan kita berharap ini lah salah satu sumber kita untuk mengurangi pengangguran," sebutnya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariyansyah saat ditanya Tribunjambi.com mengaku baru mengetahui bahwa sapu lidi pucuk nipah menjadi komoditi ekspor. Sebelumnya pihak Disprindag baru membicarakan daun Nipah tersebut bisa dibuat menjadi anyaman.

"Kalau sapu lidi nipah ini, kita baru mengetahui kalau ekspor. Ini jadi peluang besar yang harus kita tangkap," katanya.

Disebutkan Ariyansyah, kedepan pihaknya akan melakukan sosialisasi dan menyampaikan kepada Dekranasda terkait potensi komoditi ekspor ini, terutama didaerah pesisir seperti Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

"Ini akan kita sampaikan bahwa lidi daun nipah yang ada, bisa jadi nilai tambah bagi masyatakat setempat," pungkasnya.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved