Istri Terduga Teroris Sibolga Tidak Mau Serahkan Diri, Densus 88 Masih Negosiasi

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan negosiasi terus dilakukan kepada istri terduga teroris di Sibolga Husain alias Abu Hamzah

Istri Terduga Teroris Sibolga Tidak Mau Serahkan Diri, Densus 88 Masih Negosiasi
Istimewa
Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019) 

TRIBUNJAMBI.COM - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan negosiasi terus dilakukan kepada istri terduga teroris di Sibolga Husain alias Abu Hamzah agar mau menyerahkan diri kepada pihak bewenang.

Hal dikatakan  katakan kepada wartawan usai menghadiri kegiatan silahturahmi di Pondok Pesantren Al Kautsar di Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019) malam.

"Saat ini pihak kepolisian masih dalam proses negosiasi dan berdialog dengan istrinya, kita berharap tentunya ini bisa keluar dan terselamatkan dalam keadaan baik-baik saja," ujarnya.

Tito mengatakan, sampai Selasa malam, Tim Densus 88 Mabes Polri masih terus melakukan upaya negosiasi terhadap istri terduga teroris yang ada di Sibolga, Sumatera Utara. Itu disebabkan istri terduga teroris saat ini masih bersikeras untuk tidak mau menyerahkan diri.

Baca: Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Oman Larang Pengoperasian Boeing 737 Max

Baca: Link live score Manchester City vs Schalke di Babak 16 Besar Liga Champions

Baca: Persebaya Lolos Perempat Final Piala Presiden 2019, Daftar Klub yang Lolos Peempat Final

Baca: Jadwal Salat Rabu 13 Maret 2019 wilayah Jambi, Surabaya, makassar dan Kota besar lainnya

Baca: Temulawak Tanaman Herbal yang Kaya Sejuta Manfaat Buat Kesehatan, Mampu Cegah Kanker dan Diabetes

Sedangkan hingga kini rumah yang digrebek diduga masih ada bom yang terpasang di dalam rumah. Hingga Selasa malam, sudah tiga terduga teroris yang berada di Sibolga berhasil ditangkap oleh Densus 88.

"Tim Densus 88 juga masih terus mengejar jaringan terduga teroris lainnya," katanya.

 Tito Karnavian mengatakan, penangkapan terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara, tidak terkait dengan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke suatu daerah.

"Saya tegaskan kembali bahwa penangkapan pelaku teroris ini tidak ada kaitannya dengan pemilu dan kunjungan presiden," katanya.

Sebelumnya, Jokowi dikabarkan akan mengunjungi Sumatera Utara. Tito juga menegaskan bahwa kejadian di Sibolga tidak ada hubungannya dengan pemilihan umum.

Baca: Jejak Suku Korowai Pemakan Daging Manusia Penyihir (Khakhua) di Pedalaman Papua

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 13 Maret 2019, Jambi, Bandung, Denpasar dan Kota besar lainnya.

Baca: Tayangan Bioskop Hari Ini Misteri Dilaila dari Negeri Jiran Siap Bikin Pengunjung Cinemaxx Merinding

Baca: Gara-gara Bisnis Sabu, Suami Istri di Jambi Terancam 15 Tahun di Bui

Baca: Jusuf Kalla Tanggapi Hasil Survei Elektabilitas Prabowo-Sandi, Jusuf Kala : Kenapa Gak 100 Persen

Saat ini, kata Tito, petugas masih melakukan negosiasi dengan istri terduga teroris yang masih berada di dalam rumah. Wanita itu membawa serta anaknya.

Tito mengatakan, terduga teroris yang berhasil ditangkap Densus 88 Anti-Teror di Sibolga dan Lampung merupakan bagian dari jaringan yang berafiliasi dengan ISIS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  Kapolri: Penangkapan Pelaku Teroris Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu dan Kunjungan Presiden 

 

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved