Dirut RSUD Raden Mattaher Kaget Tagihan Air PDAM Tiba-tiba Naik Rp 400 Juta

Kenaikan tarif air PDAM Tirta Mayang turut dirasakan pihak manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi.

Dirut RSUD Raden Mattaher Kaget Tagihan Air PDAM Tiba-tiba Naik Rp 400 Juta
Tribunjambi/Zulkifli
Tagihan air PDAM Tirta Mayang meningkat. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kenaikan tarif air PDAM Tirta Mayang turut dirasakan pihak manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi.

Di bulan Maret 2019 ini, biaya yang dikeluarkan pihak RSUD untuk pembayaran air PDAM terjadi kenaikan signifikan.

Hal itu diakui oleh Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Hendrawan, saat diwawancarai Tribunjambi.com, Selasa (12/3).

"Bulan Februari berada di angka Rp 116 juta. Sedangkan untuk bulan Maret naik menjadi Rp 411 juta. Artinya sekitar 400 persen kenaikanya," kata Iwan.

Baca: VIDEO: Densus 88 dan Warga Upaya Negosiasi Anak dan Istri Terduga Teroris Agar Menyerah

Baca: Sebelum Terbunuh, Yuliana Sempat Ribut dengan Alex Gara-gara Kipas Angin Jatuh

Baca: VIDEO: Viral Prabowo Marah-marah dan Pukul Tangan Pengawalnya

Baca: KPU Catat 2.624 Jiwa di Tanjab Timur Belum Rekam e-KTP

Iwan mengaku terkejut atas kenaikan yang begitu besar jauh dari bulan Februari. Ia juga mempertanyakan perhitungan status pelanggan masuk kategori komersil atau sosial yang dipakai oleh PDAM Tirta Mayang terhadap RSUD Raden Mattaher Jambi.

"RSUD Raden Mattaher ini (yang make masyarakat) artinya dalam kategori sosial seharusnya," lanjut Iwan.

Iwan meminta agar pihak PDAM Tirta Mayang Jambi lebih teliti lagi dalam mempertimbangkan mana yang kategori sosial, komersil dan rumah tangga, karena rumah sakit ini cukup berat bebannya.

Lebih lanjut Iwan, terkait kenaikan harga pembayaran yang fantastis, Dirut RSUD Raden Mattaher akan melayangkan surat ke PDAM Tirta Mayang untuk melakukan peninjauan kembali.

"Dalam waktu dekat, pihak RSUD akan melayangkan surat ke PDAM dan Walikota dan ditembuskan ke Gubernur Jambi tentang penurunan tarif pembayaran," pungkasnya.

Baca: KPU Catat 2.624 Jiwa di Tanjab Timur Belum Rekam e-KTP

Baca: Heboh Jenazah Terangkat dari Kuburan, Terapung Akibat Banjir Besar di Lampung

Baca: Non Muslim Jangan Disebut Kafir, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad, Ustaz Adi Hidayat, & Pemuka Hindu

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved