AKSI 'Dokter Neraka' Pasukan Marinir TNI AL, Mengobati di Tengah Hujan Peluru: Begini Kisahnya

TRIBUNJAMBI.COM- Personel Korps Marinir merupakan prajurit tempur yang dilatih untuk melakukan misi

AKSI 'Dokter Neraka' Pasukan Marinir TNI AL, Mengobati di Tengah Hujan Peluru: Begini Kisahnya
IST/Dinas Penerangan Korps Marinir
Korps Marinir 

TRIBUNJAMBI.COM- Personel Korps Marinir merupakan prajurit tempur yang dilatih untuk melakukan misi khusus militer, baik di kapal perang atau pendaratan di pantai musuh dalam satu operasi pertempuran laut.

Pada mulanya, Korps Marinir TNI Angkatan Laut dibentuk dengan tujuan utama sebagai wadah para prajurit darat (land soldier) yang bertugas di kapal perang.

Mereka adalah tenaga inti yang dapat menyerbu kapal lain atau wilayah musuh di daratan. Itu sebabnya pasukan ini disebut pasukan amfibi dan pasukan pendarat.

Korps ini terbentuk pada 15 November 1945, dengan nama awal Korps Armada IV Tegal.

Kemudian, pada 15 November 1975, korps ini sempat berganti nama menjadi Korps Komando (KKO) AL, hingga akhirnya menjadi Korps Marinir.

Satuan ini memiliki slogan "Jalesu Bhumyamca Jayamahe" yang berarti di laut dan di darat kita jaya.

Setiap prajurit yang ada dalam Korps Marinir memiliki spesifikasi khusus. Mereka digembleng mengenai dasar-dasar Marinir beserta pendaratan amfibi.

Tak hanya prajurit tempur saja, Korps Marinir juga memiliki prajurit kesehatan Marinir. Prajurit kesehatan ada di setiap gerakan pasukan.

Dalam satuan kecil sekurangnya ada satu tamtama atau bintara kesehatan yang ikut bertempur dan membawa perlengkapan obat.

Saat pertempuran, biasanya yang dijadikan sasaran lawan adalah prajurit yang membawa radio komunikasi dan prajurit kesehatan.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved