WISATA JAMBI

Menara Gentala Arasy Tempat Wisata Jambi yang Menyiratkan Perkembangan Islam di Jambi

Saat berkunjung ke Jambi, Menara Gentala Arasy adalah satu diantara tempat wisata Jambi yang wajib dikunjungi.

Menara Gentala Arasy Tempat Wisata Jambi yang Menyiratkan Perkembangan Islam di Jambi
TRIBUNJAMBI/DOK
Pembanguan jembatan Gentala Arasy 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat berkunjung ke Jambi, Menara Gentala Arasy adalah satu diantara tempat wisata Jambi yang wajib dikunjungi.

Menara Gentala Arasy merupakan simbol Islam di Jambi yang kini menjadi tempat wisata Jambi bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Namanya mengandung unsur filosofis yang berarti sebuah menara untuk mengingat tempat tertinggi atau Kursi Allah SWT. "Gentala ini singkatan dari genta dan tala yang artinya lonceng dan penyelaras serta arasy merupakan tempat tertinggi Allah SWT," kata Koordinator Museum Gentala Arasy Muhamad Erman, kepada Tim Mudik Gesit dilansir Kompas.com, Rabu (24/5/2017).

Masyarakat Jambi dari penjuru kota memadati Gentala Arasy sejak pulul 5.30 WIB, pada Rabu (9/3).
Masyarakat Jambi dari penjuru kota memadati Gentala Arasy sejak pukul 5.30 WIB, pada Rabu (9/3). (TRIBUNJAMBI/JAKA HENDRA BAITTRI)

Pada bagian menara, dulunya terdapat jam yang begitu memasuki waktu shalat akan mengumandangkan adzan. Menara Gentala Arasy dibangun atas inisiatif gubernur kala itu yang diminta oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membangun sesuatu agar bisa menjadi kenang-kenangan begitu meninggalkan Jambi.

Baca: Penerimaan Polri Sudah Dibuka, Ini Jadwal, Syarat & Tahapannya Untuk Akpol, Bintara dan Tamtama

Baca: Wacana Pemekaran 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari, Belum Bisa Terlaksana Tahun Ini

Baca: Video Pengakuan Roy Kiyoshi Sudah Operasi Plastik dan Sedot Lemak

Baca: Diduga Menghina TNI, Lewat Orasinya yang Viral, Robertus Robet, Dosen UNJ Ini Ditangkap Polisi

"Waktu itu usulannya macam-macam. Ada yang mau bangun jam dan tugu yang kemudian disatukan jadi Gentala Arasy ini," ujar Erman. Bagian dalam
Dibangun pada 2012 dan selesai selang dua tahun kemudian, Gentala Arasy tadinya hanya menara saja. Namun, belakangan diubah agar tidak lagi cuma menara dan bisa memberikan informasi bermanfaat bagi pengunjungnya.

"Makanya kemudian dibuat jadi Museum Gentala Arasy yang berisikan awal mula kedatangan Islam di Jambi dan benda-benda hasi koleksi sejarah Islam di Jambi," ucap Erman. Koleksi yang ada di Museum Gentala Arasy datang dari seluruh Jambi dan merupaka pemberian dari ulama-ulama. Salah satu koleksi di dalam Museum Gentala Arasy di Jambi.

Di dalam museum, Erman mengatakan, saat ini terdapat 114 koleksi benda yang diperoleh dari hibah, beli, dan meminjam dari lembaga lainnya yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali.

Baca: Taggar #BebaskanRobet #BebaskanRobertusRobet Trending Twitter,Robet Klarifikasi Tak Berniat Hina TNI

Baca: Siapa Mason Greenwood? Profil Pemain Termuda Man United Ukir Sejarah Saat Debut di Liga Champions

Baca: Debut di Liga Champions, Ini Profil Mason Greenwood, Pemain Termuda Dalam Sejarah di Liga Champions

Baca: Live Streaming Indosiar & Vidio.com Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

"Koleksi paling tua sabuk dan jubah yang dipakai Sri Sultan Mangkubumi dari Dusun Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo yang berusia 400 tahun," kata Erman. Untuk memasuki Museum Gentala Arasy ini pengunjung cukup membayar Rp 2.000 untuk anak-anak, Rp 3.000 untuk dewasa, dan Rp 5.000 untuk wisatawan asing. Rabu (13/6) Malam.

Akan Dikelola Pemkot Jambi

Jembatan Gentala Arasy akan sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Kota Jambi.

Hal ini di sampaikan oleh Sekda Provinsi Jambi, M. Dianto. Ia beralasan diserahkan ke pemkot dikarenakan pihak pemprov tidak ada tenaga untuk mengelolanya, "tidak ada orang untuk bersih bersih, pihak keamanan tidak ada," jelasnya.

Sekda juga mengatakan nantinya dinas PU tidak lagi menyuratkan ke pariwisata, tetapi langsung ke sekda, "dan dari sekda baru akan menyerahkan pengelolaan ke pemkot," jelasnya, Senin (12/11).

Bukah hanya Gentala arasy, Taman terbuka hijau yang berada di tugu Juang juga akan diurus oleh pemkot.

"Agar ikon provinsi dan ikon Kota Jambi ada yang mengurusnya," jelasnya.

Ia mengatakan mudah-mudahan dalam minggu ini surat penyerahan aset tersebut segera diselesaikan.

Baca: Debut di Liga Champions, Ini Profil Mason Greenwood, Pemain Termuda Dalam Sejarah di Liga Champions

Baca: Live Streaming Indosiar & Vidio.com Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Baca: Terkuak Kenapa Luna Maya Ditinggalkan Reino Barack dan Memilih Nikahi Syahrini, Ini kata Mbah Mijan

Baca: Kebutuhan Air Bersih di Jambi, Tahun Ini Kementrian ESDM Bantu 11 Unit Sumur Bor

Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved