PREMAN Kakap Takut Setengah Mati Dihabisi Petrus: Ini Sosok Penembak Misterius di Era Soeharto

TRIBUNJAMBI.COM --Sejarah mencatat bagaimana Petrus (penembak misterius) di era Presiden Soeharto

PREMAN Kakap Takut Setengah Mati Dihabisi Petrus: Ini Sosok Penembak Misterius di Era Soeharto
net
Ilustrasi. 

TRIBUNJAMBI.COM --Sejarah mencatat bagaimana Petrus (penembak misterius) di era Presiden Soeharto menjadi mesin efektif menekan kriminalitas di nusantara.

Semua preman dan yang memiliki catatan hitam, ketakutan setengah mati menunggu giliran kapan dihabisi.

Dilansir berbagai sumber, Presiden Soeharto disebut menjadi orang paling bertanggung jawab atas fenomena ngeri tersebut.

Dalam dokumen yang dimiliki Kon--tras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Petrus berawal dari operasi pe-nang-gulangan kejahatan di Jakarta.

Baca: Dua Kecamatan di Tanjab Barat ini Masuk Daerah Rawan di Pemilu 2019

Takut Ditembak, Petrus Kabur ke Jambi Setelah Bunuh Mardianto

Pada tahun 1982, Soeharto memberikan peng-har-gaan kepada Kapolda Metro Jaya, Mayjen Pol Anton Soedjarwo atas keber-ha-silan membongkar perampokan yang meresahkan masyarakat.

Pada Maret tahun yang sama, di hadap-an Rapim ABRI (sekarang TNI), Soehar-to meminta polisi dan ABRI mengambil lang-kah pemberantasan yang efektif me-ne-kan angka kriminalitas.

Hal yang sama diulangi Soeharto dalam pidatonya tanggal 16 Agustus 1982.

Hasil gambar untuk sejarah penembak misterius

Baca: Film Captain Marvel dan Dilan 1991 Dominasi Tiga Bioskop di Jambi

Permintaannya ini disambut oleh Pang---kopkamtib Laksamana Soedomo da-lam rapat koordinasi dengan Pangdam Ja-ya, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Wagub DKI Jakarta di Markas Kodam Metro Ja-ya tanggal 19 Januari 1983.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved