50 Persen Jalan Poros di Kabupaten Muarojambi Rusak, PU Alokasikan Dana Rp75 Miliar

"Jalan poros di Kabupaten Muarojambi itu kurang lebih 900 Kilometer. Dari total jalan itu, sekitar 50 persennya dalam kondisi rusak. Itulah yang kita

50 Persen Jalan Poros di Kabupaten Muarojambi Rusak, PU Alokasikan Dana Rp75 Miliar
tribunjambi/syamsul bahri
Kondisi jalan di sungai bahar rusak, di tambah cuaca hujan yang terjadi saat ini. Untuk perbaikan ini, Dinas PU sudah menganggarakan Rp 75 miliar 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - 50 persen kondisi jalan poros di Kabupaten Muarojambi, dalam kondisi rusak dan butuh perbaikan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Dinas PUPR Kabupaten Muarojambi, Taufik.

Hal inilah yang menjadi prioritas PUPR dalam pembangunan jalan poros di Kabupaten Muarojambi.

"Jalan poros di Kabupaten Muarojambi itu kurang lebih 900 Kilometer. Dari total jalan itu, sekitar 50 persennya dalam kondisi rusak. Itulah yang kita prioritaskan saat ini," paparnya.

Baca: Jalan Rusak, Pemkab Bungo akan Mengusulkan untuk Diperbaiki ke Pemerintah Pusat

Baca: Jalan Rusak, Warga tak Bisa Bawa Keluar Hasil Pertanian, Buah Sawit pun Busuk Dipinggir Jalan

Baca: KPK Ancam Naikkan Kasus ke Penindakan, Jika Ada Kepala Daerah yang Miliki Kekayaan yang Tidak Wajar

Taufik menjelaskan bahwa pada tahun 2019 ini, Dinas PUPR melalui Bidang Bina Marga akan membangun tujuh ruas jalan yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Setidaknya sebesar Rp75 miliar digelontorkan untuk membangun tujuh ruas jalan tersebut.

"Nantinya jalan poros itu akan kita bangun dengan rabat beton, dan itu sudah masuk dalam kegiatan kita tahun ini. Total anggaran itu yang dialokasikan Rp75 milliar," beber Taufik.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan alasannya kenapa tujuh ruas jalan poros tersebut dibangun dengan rabat beton. Menurut Taufik jalan rabat beton dianggap sebagai solusi yang paling tepat karena jalan aspal yang dibangun di lokasi cepat rusak.

Jalan rusak di Muarojambi, yang butuh perbaikan
Jalan rusak di Muarojambi, yang butuh perbaikan (tribunjambi/syamsul bahri)

"Karena ruas jalan ini kan memang sering dilalui kendaraan berat apalagi sering dilalui mobil sawit. Jadi kontur jalan cepat rusak, makanya kita ganti dengan rabat beton, upayanya untuk menjaga kondisi jalan bisa dipakai dengan waktu yang cukup lama," jelasnya.

Ia menerangkan bahwa tujuh ruas jalan yang akan di bangun tersebut dua diantaranya berada di Kecamatan Mestong. Jalan tersebut berada di jalan poros Simpang Pelempang hingga perbatasan Sungai Bahar, Desa Berkah.

Baca: Bukan Denny Sumargo, Anak Siapa di Kandungan DJ Verny Hasan? Hasil Tes DNA Terbongkar

Baca: Jimat Sakti Jenderal Soedirman yang Buat Belanda Kalang Kabut, Bisa Buat Awan Menghitam dan Petir

"Kemudian itu di jalan poros Desa Nyogan hingga Desa Suka Damai perbatasan Jambi - Sumsel. Tiga ruas jalan lagi berada di Kecamatan Sungai Bahar. Masing-masing Jalan poros Desa Berkah Unit X hingga Desa Suka Makmur Unit I," terangnya.

Selain itu, Jalan poros Simpang Desa Berkah Unit X sampai ke Desa Panca Mulya Unit III dan jalan poros Desa Trijaya menuju Simpang Desa Tanjung Mulya Unit 17 sampai dengan ke unit 21.

Baca: Viral! Anak Seorang Pemulung Lulus Polisi & Langsung Sujud Cium Kaki Sang Ibu dengan Penuh Haru

Baca: Bibi Pacar Vanessa Angel Minta Jokowi Turun Tangan, Sebut Dirugikan Karena Perlakuan Penyidikan

Kemudian pembangunan di masing-masing satu ruas jalan poros berada di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kecamatan Sungai Gelam.

"Itu Jalan poros dari Desa Parit tembus ke Desa Sumber Agung, Sungai Gelam dan Jalan dari Simpang Marene hingga Jembatan Desa Lopak Alai, Kumpeh Ulu. Sumber pendanaannya dari DAK dan APBD Muaro Jambi. Total DAK yang kita gelontorkan untuk jalan poros sebesar Rp 31 Milliar, sisanya dari APBD murni," pungkas Taufik.(*)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved